Wali Kota Metro Dukung PM-AAS, Produktivitas Padi Ditargetkan Tembus 10 Ton per Hektare

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 12:33

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Kota Metro, Lampung – Pemerintah Kota Metro mendorong penerapan Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) untuk mengerek produktivitas padi di tengah keterbatasan lahan persawahan.

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan penerapan teknologi pertanian modern menjadi salah satu cara mengoptimalkan produksi dari luas lahan yang tersedia. Melalui PM-AAS, produktivitas padi ditargetkan menembus lebih dari 10 ton per hektare, bahkan mencapai 12 ton.

Hal itu disampaikan Bambang seusai mengikuti Gerakan Tanam Padi PM-AAS di Kelompok Tani Ngudi Makmur, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Rabu, 30/9/2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan program PM-AAS ini tentunya kami sangat mendukung,” kata Bambang.

Menurut Bambang, program tersebut relevan diterapkan di Kota Metro karena luas lahan persawahan relatif terbatas. Karena itu, peningkatan produktivitas menjadi penting agar lahan yang ada mampu menghasilkan produksi pangan secara optimal.

“Manfaatnya tentu peningkatan produksi, yang pada akhirnya akan menyejahterakan keluarga petani,” ujarnya.

Bambang mengatakan Pemkot Metro akan mendukung kebutuhan yang menjadi bagian dari keberhasilan penerapan pertanian modern tersebut. Dukungan pemerintah pusat, kata dia, juga telah terlihat melalui bantuan sarana dan alat pertanian.

“Pemerintah Kota Metro tetap akan memenuhi apa yang bisa menjadi bagian dari kesuksesan program ini,” imbuhnya.

Ia berharap PM-AAS tidak berhenti pada gerakan tanam perdana. Program tersebut, menurutnya, perlu dikembangkan secara berkelanjutan dan diikuti kelompok tani lainnya di Kota Metro.

Dengan luas sawah yang terbatas, Bambang berharap penerapan teknologi pertanian modern dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memberi nilai tambah bagi petani.

Target produksi di atas 10 ton per hektare itu menjadi salah satu ukuran keberhasilan yang akan diuji melalui penerapan PM-AAS di lapangan. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru