Pilunya Ibu Pergoki Remaja Lelaki Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Kakek Bau Tanah di Tanggamus

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:14

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RS saat menunjukan kamar dimana ia memergoki KR di dalam kamar putranya, Kamis 1 Oktober 2026 | Sahbuddin/Media Prioritastv.com.

RS saat menunjukan kamar dimana ia memergoki KR di dalam kamar putranya, Kamis 1 Oktober 2026 | Sahbuddin/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – RS, ibu dari seorang remaja lelaki yang diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh pria berusia 69 tahun di Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, menceritakan kronologi saat dirinya memergoki terduga pelaku berada di dalam rumah bersama anaknya.

Menurut RS, saat kejadian dirinya baru selesai berjualan dan hendak mengambil udang. Dalam perjalanan pulang, ia bersama anaknya sempat mengalami kendala setelah sepeda motor kehabisan bensin.

RS kemudian menceritakan aktivitasnya sebelum tiba di rumah dan mengetahui adanya kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya habis pasaran, langsung tutup warung. Saya ke somil mau mengambil udang. Kemudian anak saya ditelepon dari Pekon Karanganyar karena mendapat bantuan beras dan disuruh mengambil kakak serta KTP di rumah Banjar,” kata RS.

Saat mendekati rumah, RS mengaku melihat sandal yang diduga milik terduga pelaku berada di depan rumah. Kondisi tersebut membuatnya curiga karena pintu rumah dalam keadaan tertutup.

RS kemudian menjelaskan situasi yang dialaminya saat bersama anaknya menuju rumah setelah kendaraan kehabisan bensin.

“Begitu sampai di jembatan Banjar, anak saya kehabisan bensin. Kami dorong motor. Dari depan saya melihat sandal bapak Kuroisin. Pikiran saya sudah tidak enak, karena ada sandal beliau, tetapi pintu rumah saya tertutup,” ujarnya.

RS selanjutnya masuk ke rumah untuk memastikan kondisi di dalam. Ia mengaku mendapati terduga pelaku berada di dalam rumah, sementara anaknya kemudian berlari menuju kamar mandi.

RS mengatakan dirinya melihat terduga pelaku dalam kondisi tidak mengenakan celana saat memergokinya di dalam rumah.

“Saya dobrak pintu. Anak saya lari ke kamar depan, saya lari ke kamar belakang. Saya memergoki bapak Kuroisin, posisinya sudah tidak memakai celana. Anak saya sudah tidak ada di kamar, mungkin dia lari dan ternyata sudah di kamar mandi,” ungkap RS.

Setelah kejadian tersebut, RS mengaku baru mengetahui dari cerita anaknya bahwa dugaan perbuatan tersebut disebut telah berlangsung berulang kali. Menurutnya, selama ini anaknya tidak berani menceritakan kejadian tersebut karena merasa takut.

RS kemudian menyampaikan informasi yang diterimanya dari anaknya mengenai dugaan kejadian tersebut.

“Katanya sudah lama dan sudah sering, cuma anak saya tidak berani ngomong karena takut,” katanya.

RS juga mengaku pernah mendengar informasi mengenai dugaan perbuatan serupa yang dilakukan terduga pelaku terhadap anak-anak lain di lingkungan tersebut. Menurutnya, pihak setempat sebelumnya telah memberikan teguran kepada yang bersangkutan.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga kemudian melaporkannya kepada aparat setempat dan kepolisian. RS berharap proses hukum berjalan sesuai ketentuan serta anaknya mendapatkan perlindungan dan pendampingan.

RS menyampaikan harapannya agar kejadian tersebut tidak kembali dialami anak-anak lain dan proses hukum terhadap perkara tersebut dapat berjalan.

“Harapan saya pokoknya dihukum seberat-beratnya, biar dia jera dan tidak ada lagi kejadian seperti ini. Saya tidak ikhlas, sampai mati, lahir batin saya tidak ikhlas,” tegasnya.

Setelah kejadian, RS mengatakan kondisi anaknya mengalami perubahan. Ia menyebut anaknya mengalami ketakutan, sulit tidur, bahkan sempat menyampaikan keinginan untuk pergi dari rumah dan tidak kembali bersekolah.

RS menggambarkan kondisi anaknya setelah mengetahui peristiwa tersebut dan berharap mendapat penanganan dari pihak terkait.

“Trauma, Pak. Dari semalam dia tidak tidur. Dia ingin pergi, ingin keluar dari rumah dan sudah tidak mau sekolah,” tandasnya.

Sebelumnya, Polres Tanggamus mengamankan pria berinisial KR (69) terkait dugaan tindak pidana pencabulan terhadap seorang remaja lelaki di Kecamatan Wonosobo. Perkara tersebut dilaporkan kepada kepolisian pada Rabu, 30 September 2026.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Khairul Yasin Ariga mengatakan, perkara tersebut terungkap setelah ibu korban pulang ke rumah dan mendapati korban bersama terduga pelaku. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, mengamankan barang bukti dan melakukan serangkaian penyelidikan.

Setelah dilakukan gelar perkara dan ditemukan sekurang-kurangnya dua alat bukti, status KR ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka. Polisi masih mendalami keterangan terkait dugaan perbuatan yang disebut telah dilakukan berulang kali, termasuk kemungkinan adanya korban lain.

Saat ini tersangka telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan dan pendampingan terhadap korban. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru