Terungkap, Pembunuh Satu Keluarga di Tulang Bawang Lampung Pernah Bunuh Kakak Kandung di Tangerang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:03

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Ahmad Fathony saat dibawa ke RS Bhayangkara Bandar Lampung, Senin 5 Agustus 2026, malam | ist/Media Prioritastv.com.

Jenazah Ahmad Fathony saat dibawa ke RS Bhayangkara Bandar Lampung, Senin 5 Agustus 2026, malam | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Lampung – Terungkap fakta baru terkait Ahmad Fathony (35), pelaku pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang. Sebelum kasus tersebut terjadi, Ahmad ternyata pernah terlibat pembunuhan terhadap kakak kandungnya di wilayah Tangerang.

Fakta tersebut diungkap Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama. Berdasarkan catatan kepolisian, peristiwa tersebut terjadi pada 2024.

“Berdasarkan catatan kepolisian pada tahun 2024 kami mendapatkan informasi pelaku ini pernah melakukan pembunuhan terhadap kakak kandungnya juga di wilayah Tangerang,” kata Apfryyadi, Selasa 6 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Apfryyadi, Ahmad sempat diamankan oleh kepolisian setempat terkait kasus tersebut. Namun, ia kemudian melarikan diri sehingga belum sempat menjalani hukuman.

“Menurut informasi yang kami dapat, pelaku ini sempat diamankan oleh polsek ataupun kepolisian setempat, namun ia melarikan diri. Jadi, belum sempat menjalani hukuman,” tegasnya.

Ahmad kemudian kembali berurusan dengan hukum setelah diduga membunuh satu keluarga yang merupakan kerabatnya di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Tulang Bawang.

Tiga korban yang terdiri dari Rahmat (69), Hasanah (56), dan Devny Kishela Putri (14) ditemukan meninggal dunia di rumah mereka pada Senin (5/10/2026) pagi.

Usai kejadian, Ahmad melarikan diri hingga akhirnya berhasil diburu dan ditangkap tim gabungan di wilayah Kabupaten Lampung Timur.

Dalam proses penangkapan, Ahmad disebut melakukan perlawanan dengan menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Polisi kemudian memberikan tindakan tegas terukur hingga Ahmad meninggal dunia. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru