Harga Beras di Tanggamus Tembus Rp15.500, Pemkab Siapkan Intervensi Pasar

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:54

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Pasar Murah Pemkab Tanggamus di Kecamatan Gisting, Rabu 7 Oktober 2026.

Gerakan Pasar Murah Pemkab Tanggamus di Kecamatan Gisting, Rabu 7 Oktober 2026.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Harga beras di Kabupaten Tanggamus mengalami kenaikan seiring meningkatnya harga gabah di tingkat petani. Saat ini, harga beras premium di tingkat pedagang mencapai Rp15.000 hingga Rp15.500 per kilogram, sedangkan beras medium berada di kisaran Rp13.500 hingga Rp14.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut membuat harga beras di pasaran berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pengeluaran masyarakat, terutama rumah tangga yang menjadikan beras sebagai kebutuhan pangan utama.

Kenaikan harga terjadi pada beras jenis medium maupun premium. Salah satu faktor yang mendorong kenaikan tersebut adalah meningkatnya harga gabah di tingkat petani setelah pemerintah menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan harga gabah kemudian berdampak terhadap biaya bahan baku di tingkat penggilingan. Kondisi tersebut turut mendorong kenaikan harga beras yang kemudian diteruskan hingga tingkat pedagang dan konsumen.

Meski harga beras mengalami kenaikan, ketersediaan beras di Kabupaten Tanggamus masih tergolong aman. Pasokan juga mulai mendapat dukungan dari panen padi yang berlangsung di sejumlah kecamatan.

Untuk menekan dampak kenaikan harga terhadap masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyiapkan sejumlah langkah intervensi pasar. Upaya tersebut di antaranya melalui bantuan pangan yang disalurkan hingga Desember, penetrasi pasar, serta Gerakan Pangan Murah (GPM).

Program tersebut dilaksanakan Pemkab Tanggamus bersama Dinas Perdagangan Provinsi Lampung dan Perum Bulog. Intervensi dilakukan untuk menjaga akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga kelancaran pasokan di pasaran.

Meski pasokan masih mencukupi, pemerintah daerah tetap mengantisipasi kemungkinan harga beras kembali meningkat. Tingginya harga gabah dan potensi penurunan produksi menjadi faktor yang perlu diwaspadai dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tanggamus, Andi Dermawan, mengatakan kenaikan harga beras terjadi pada jenis medium maupun premium akibat meningkatnya harga gabah di tingkat petani.

“Ya, mengalami kenaikan karena harga gabah di tingkat petani naik,” kata Andi, Rabu (7/10/2026).

Menurut Andi, kenaikan harga gabah di tingkat petani tidak terlepas dari kebijakan pemerintah yang menaikkan HPP gabah. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memberikan perlindungan kepada petani dengan meningkatkan harga pembelian hasil panen.

“Namun, kenaikan harga gabah turut meningkatkan biaya bahan baku di tingkat penggilingan. Kondisi itu kemudian ikut mendorong kenaikan harga beras yang dibeli masyarakat melalui pedagang,” jelasnya.

Andi memastikan ketersediaan beras di Kabupaten Tanggamus masih aman karena sejumlah kecamatan mulai memasuki masa panen padi.

Untuk menjaga harga tetap terkendali, pemerintah daerah akan terus melakukan intervensi melalui sejumlah program yang telah disiapkan bersama pemerintah provinsi dan Bulog.

“Untuk stok masih aman, karena di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Tanggamus sudah mulai panen padi,” jelasnya.

Andi juga memperkirakan tekanan terhadap harga beras masih berpotensi berlangsung hingga awal tahun depan. Tingginya harga gabah dan kemungkinan penurunan produksi menjadi faktor yang dapat memengaruhi harga beras.

“Harga beras ke depan diperkirakan masih berpotensi naik hingga triwulan I-2027 akibat tingginya harga gabah dan penurunan produksi,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru