Prioritastv.com, Jakarta – Oknum anggota DPRD Kabupaten Lebak, Banten, berinisial RAA diduga belum melunasi pembayaran sewa dua unit truk mixer milik Agus Ciek, S.E. Pemilik kendaraan mengklaim masih terdapat tunggakan sebesar Rp50 juta, meski penyewaan disebut telah berlangsung sekitar empat bulan.
Agus Ciek merupakan Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Tanggamus, Lampung, pemilik media jaringan PT Media Prioritastv Tivi, sekaligus Dewan Pembina Forum Wartawan Kompeten Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Agus menjelaskan, tarif sewa masing-masing truk mixer sebesar Rp33 juta per bulan. Dengan dua unit kendaraan, total nilai sewa mencapai Rp66 juta setiap bulan. Menurut keterangannya, penyewaan tersebut telah berjalan sekitar empat bulan, tetapi masih terdapat sisa pembayaran sebesar Rp50 juta yang belum dilunasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut pembayaran tersebut telah tertunda sekitar 1,5 bulan. Karena belum memperoleh kepastian pelunasan meski telah beberapa kali menanyakan, Agus akhirnya mengambil kembali kedua unit truk mixer tersebut.
Agus mengungkapkan bahwa dirinya telah berulang kali meminta kepastian kepada pihak RAA selaku penyewa mengenai penyelesaian sisa pembayaran tersebut. Ia berharap RAA memberikan kejelasan waktu pelunasan agar persoalan tidak berlarut-larut.
“Saya sudah beberapa kali meminta kepastian terkait sisa pembayaran Rp50 juta itu. Saya juga sudah menyampaikan bahwa berdasarkan perhitungan saya, masih ada kekurangan pembayaran sebesar Rp50 juta. Saya berharap ada kepastian kapan pembayaran tersebut akan dilunasi,” kata Agus, Senin 19 Oktober 2026 saat berkunjung ke Kantor Media Prioritastv.com Perwakilan Jakarta di Jakarta Selatan.
Agus mengaku merasa bingung karena RAA beberapa kali menyampaikan janji pembayaran. Ia berharap janji tersebut segera ditindaklanjuti dengan penyelesaian kewajiban sesuai kesepakatan.
“Saya sudah cukup lama menunggu dan beberapa kali menanyakan kepastian. Saya berharap bukan sekadar janji, tetapi ada kejelasan kapan pembayaran itu diselesaikan, sehingga persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik,” jelasnya.
Agus juga menyebut telah meminta kepastian melalui komunikasi pesan instan WhatsApp. Dalam percakapan tersebut, pihak yang membalas pesan menyampaikan bahwa pembayaran masih menunggu dana masuk.
Ada pula pesan yang menyebut pembayaran dari kontraktor belum diterima, sementara proses pengurusan termin dan pengajuan ke bank masih berlangsung.
“Komunikasi tersebut merupakan bagian dari upaya saya memperoleh kepastian mengenai pembayaran yang masih tersisa,” tandasnya.
Sementara itu, RAA menjelaskan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan kontrak perusahaan. Ia menyebut hingga saat ini tagihannya kepada pihak pembeli beton juga belum dibayarkan. Menurutnya, ia masih menunggu pembayaran dari kontraktor yang berdasarkan informasi sedang memproses PHO atau Provisional Hand Over (serah terima pertama pekerjaan).
“Tadi Pak Agus telepon saya, sudah jelas kan, tunggu kontraktor bayar. Lagian dulu sewa TM juga kabur tanpa ada konfirmasi ke perusahaan,” kata RAA melalui pesan WhatsApp, Senin (19/10/2026).
RAA juga menyampaikan bahwa dirinya merasa memiliki hati dan perasaan karena hingga kini tagihannya belum cair. Ia menegaskan bahwa dirinya juga sedang menunggu pembayaran dari kontraktor sebelum dapat menyelesaikan kewajiban yang dipersoalkan.
“Saya juga punya hati dan perasaan, apalagi sampai saat ini tagihan saya belum cair. Saya posisi juga nunggu pembayaran. Kalau sudah ada masuk dana, buat apa saya enggak bayar,” ujarnya. (Red)

Jumadi adalah Pemimpin Redaksi Media Prioritastv.com, Sertifikasi Wartawan Utama tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 14808-LSPR/WU/DP/XI/2025/20/12/68







