Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan edukasi atau pendidikan antikorupsi di Pringsewu dengan menghadirkan Deputi Pencegahan KPK, Wuri Nurhayati bersama Alvin.
Perwakilan KPK memberikan masukan yang berharga mengenai korupsi sebagai langkah penting untuk mencegah korupsi di Indonesia, meskipun ada juga kritik bahwa anggaran yang digunakan mungkin lebih efisien.
Kegiatan dihadiri ketua DPRD, Suherman dan anggota DPRD Pringsewu. Asisten SatunHasan Basri mewakili PJ Bupati Pringsewu Edi Erlansyah. Diskusi di acara tersebut mengungkapkan permasalahan seputar dana hibah dan pupuk di Kabupaten Pringsewu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Deputi Pencegahan KPK, Wuri Nurhayati mengatakan Indeks MCP Lampung mencapai 93, mengingatkan kita akan rentannya situasi terhadap korupsi.
Sagang Nainggolan, menyuarakan keprihatinan tentang cara rekrutmen yang perlu direformasi, dan dia berpesan, “Legislatif para anggota dewan, cerdaskan rakyat ya.” kata Sagang.
Ditempat sama, Hartono dari partai PAN menjelaskan pentingnya pencegahan korupsi dari atas ke bawah, mirip seperti orang tua yang mencontohkan ibadah kepada anaknya.
“Keakuratan LHKPN menjadi prioritas bagi pejabat kabupaten Pringsewu,” ucapnya.
Anton Subagyo, anggota DPRD Pringsewu, menyarankan pembentukan anak-anak anti korupsi di tingkat SMP serta memuda dan remaja di seluruh Indonesia.
Suryo Cahyono, Ketua Komisi I DPRD Pringsewu, menegaskan, “Forum ini sia-sia jika tidak diikuti tindakan nyata dalam pencegahan korupsi.” tandasnya. (Nugroz)








