Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Forum Komunikasi Masyarakat Lampung Tanggamus dipimpin Zainuddin selaku Ketua didampingi 17 anggotanya menggelar audensi dengan Pejabat Bupati Tanggamus, Mulyadi Irsan di ruang rapat pejabat bupati, Jumat 10 Nopember 2023.
Rangkaian audensi itu tampak pejabat Bupati juga didampingi Suadi selaku Asisten Pemerintahan, Suyanto selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Plt. Kaban Kesbangpol Kabupaten Tanggamus.
Dalam rangkaian itu, Zainuddin menyampaikan terima kasih atas penyambutan pejabat bupati tanggamus dan ia memperkenalkan diri termasuk mengenalkan jajarannya yang terdiri dari tokoh adat dari Lampung, Semendo, Batak, Padang Sunda, Jawa, Serang Banten, Bugis, dan adat yang lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia optimis walaupun relatif baru baru berdiri 28 November 2022, Fokmas Lantang dapat menjadi mitra pemerintah Kabupaten Tanggamus dan ia menjelaskan bahwa Fokmas Lantang adalah wadah pemersatu suku-suku di Tanggamus Lampung.
Kedepanya, harapan besar Zainuddin bahwa Fokmas Lantang bisa bersinergi dan membantu kebijakan pemerintah membangun Tanggamus baik dari segi sosial, ekonomi budaya dan sebagainya juga akan bermitra dengan beberapa dinas yang ada di Kabupaten Tanggamus
Harapan itu, sejalan atas peran pemerintah sebagai payung daripada semua organisasi termasuk Fokmas Lantang, sehingga ia berkesempatan mengenalkan wajah-wajah warga kepada pejabat bupati walaupun tidak bertemu semua suku yang lainnya .
Zainuddin mengaku siap mendukung seluruh program dan kebijakan pejabat bupati tanggamus dalam rangka membangun tanggamus tercinta. Namun ia juga berharap dukungan pemerintah sebab organisasi sebesar ini tentunya memerlukan kas pembiayaan hari per hari.
Pejabat Bupati Tanggamus, Mulyadi Irsan menyambut baik kehadiran Fokmas Lantang dan memohon maaf baru berkesempatan bertemu sebab di tengah jadwal yang padatnya dirinya harus membagi waktu antara di kantor dan di lapangan.
“Kemarin saya ke pematang sawah melihat semua bagaimana keindahan alamnya, situasi masyarakatnya, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, semua yang ada di 20 kecamatan,” kata Mulyadi.
Ia juga terima kasih telah disampaikan AD ART tentang Fokmas Lantang dan melihat itu adalah kebhinekaan dengan kemajemukan suku ras sehingga bisa bersatu padu.
“Ini adalah satu contoh lembaga atau organisasi yang memang bisa membangun sosial kultur yang ada di kabupaten tanggamus,” ujarnya.
Ia berharap lembaga yang menggabungkan suku asli dari Kota Agung dan Madura, Sulawesi, Bugis, Sumatera Utara, Sumatera Barat dari Sunda dari Jawa semuanya bersatu padu ikut terpanggil untuk membangun Tanggamus.
Mulyadi Irsan akan terus berupaya menciptakan masyaraka yang humanis terkhusus yang ada di 20 kecamatan 299 pekon dan 3 kelurahan. Juga tidak ingin tanggamus tertinggal dari daerah lain dengan berupaya sama-sama investor dari luar agar bisa masuk ke kabupaten tanggamus.
“Ketenagakerjaannya berasal dari masyarakat tanggamus sehingga dapat berkompetinsi tidak memandang agama, suku, dan yang lainnya. Yang jelas kita guyup secara bersama sama agar kabupaten lebih maju,” tandasnya.
Dalam keterangannya usai audensi, Zainudin mengatakan bahwa dirinya telah menyampaikan bahwa di Tanggamus ada himpunan seluruh suku yang ikut serta andil dalam rangka membangun tanggamus dengan kemitraan dengan pemerintah daerah.
“Bupati juga mengharapkan kinerja nyata dari Pokmas Lantang di masyarakat,” kata Zainuddin.
Kedepannya, Zainudin berharap kerjasama antara dua belah pihak yakni masyarakat yang dihimpun Pokmas Lantang dan pemerintah dapat bersinergi bekerja dalam rangka mewujudkan apa namanya pembangunan riil karena memang kita ini bertetangga dengan Kabupaten lain yang sudah duluan maju.
“Padahal kita ini adalah ibu kota tertua dari provinsi ini dibanding pringsewu dan pesisir barat. Nah, oleh sebab itu kerja keras kita semua pihak ini untuk bagaimana kita mendongkrak ekonomi, sosial, budaya dan sebagainya di kabupaten tanggamus ini,” tandasnya. (Edi Hidayat)








