https://youtu.be/uwWbmGYsCR0?si=s3IFz_l-lwGtGKUB
Prioritastv.com, Semarang, Jawa Tengah – Aksi brutal menimpa bus rombongan suporter PSS Sleman, di Jalan Sisingamangaraja, Kota Semarang. Lima bus pengangkut suporter PSS Sleman tersebut, diserang sekelompok pemuda beratribut PSIS Semarang, Minggu 3 Desember 2023, malam.
Aksi brutal itu diduga buntut kerusuhan antara suporter PSIS Semarang dengan PSS Sleman saat laga pekan ke-21 BRI Liga 1 2023/2024 yang sebelumnya terjadi dalam Stadion Jatidiri Semarang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun, lima bus yang membawa rombongan suporter PSS Sleman, diantaranya tiga bus dan dua minibus yang parkir di sekitar Jalan Sisingamangaraja.
Bus-bus pengangkut suporter yang diserang tersebut, bernomor polisi H 1525 DC warna biru kuning, Bus Pansa Transport bernomor polisi AB 7582 AK warna putih biru, dan bernomor polisi AD 7284 AB, kaca bus dipecah dan dilempari batu.
Tiga bus tersebut masih terparkir di lokasi penyerangan pada pukul 19.32 WIB. Bahkan bus bernomor polisi H 1525 DC yang dikemudikan Purnomo (47) warga Yogyakarta, tak bisa berjalan karena akinya dicuri.
“Tadi jam 17.00 WIB, saya mau ke sana (Stadion Jatidiri) tidak bisa jalan (busnya) ternyata akinya hilang,” ungkap Purnomo.
Tak hanya itu, tak lama segerombolan pemuda beratribut PSIS menyerangnya. Melempari bus dengan batu dan memukuli dengan bambu.
“Saya sempat dikalungi celurit, saya lari. Dia pakai atribut PSIS,” lanjut Purnomo.
Purnomo menjelaskan, dompet, sebuah ponsel dan uang tunai miliknya Rp1juta raib dijarah. Kini Purnomo dan para sopir lainnya masih berada di lokasi. Sejumlah polisi terlihat di sana.
Purnomo bercerita, bus yang dikendarainya termasuk bus yang lain mengangkut suporter PSS Sleman dari DIY. Mereka berangkat dari Sleman sekitar pukul 07.00 WIB. Pukul 14.00 WIB sampai di Kota Semarang, dan menurunkan suporter di Stadion Jatidiri, kemudian sebelum parkir di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. (Faisal)








