Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Ada kalimat yang menurut Timin yang sangat membuatnya emosi kepada Freni, korban pembunuhan yang terjadi di Pekon Sudimoro, Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus pada Sabtu 16 Desember 2023.
Timin menyebut bahwa sebelum kejadian ia merasa terhina sebab korban mengatakan sesuatu yang tidak enak didengar termasuk membicarakan istrinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Korban juga bilang, istrimu gemuk dikasih makan ayam, sehingga saat itu saya spontan memukul korban,” kata Timin saat sesi keterangannya dalam Konferensi Pers di Mapolres Tanggamus, Rabu 20 Desember 2023.
Dengan gamblangnya, Timin menjelaskan bahwa korban adalah teman istrinya dan ia dan korban sering melakukan hubungan suami istri, dirinya juga sering memberikan uang kepada korban termasuk korban sebaliknya memberi tersangka uang.
“Korban berteman baik dengan istri saya, namun terkait hubungan terlarang maupun pembunuhan, istrin saya tidak mengetahui. Ya sering ngasih uang. Korban juga sering ngasih saya uang, kadang dia yang transfer,” bebernya.
Ditambahkannya, bahwa korban dan istrinya sebenarnya ia telah berhubungan lama dengan korban namun tidak rutin bertemu, “Kalo ketemunya malam ya disamping rumah korban dan sering melakukan hubungan suami istri,” tandasnya.
Diketahui, Freni dihabisi Timin menggunakan kayu balok kelapa, bahkan sekitar 10 kali hingga nyawanya tidak tertolong mengingat kayu balok tersebut sangat keras. Walaupun sempat membuangnya ke sumur tak terpakai, kayu tersebut berhasil diamankan.
Fakta lainnya, diketahui Timin membuang handphone korban ke sungai semaka, sehingga polisi akan melakukan teknik Crime Science Investigation (CSI) guna mengetahui percakapan korban dan tersangka.
“Walaupun hp korban dibuang, kita sudah mendapatkan handphone tersangka yang nantinya akan digunakan teknis Science Investigation sehingga didapatkan data-data yang kita butuhkan,” kata Kapolres Tanggamus AKBP Siswara Hadi Chandra. (Herdi)








