Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Seorang Kepala Biro media online di Tanggamus bernama Debi (23), warga Pekon Tanjung Rejo, Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus mengalami insiden diduga pemukulan saat mengendarai sepeda motornya menuju Jalan Baru Talang Padang.
Debi mengalami luka memar di pelipis bawah mata, dirinya langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Talang Padang kemarin Kamis, 21 Desember 2023 sebab merasa tidak terima atas aksi Bang Jago yang ia ketahui bernama inisial “J”.
Pada video pendek yang diterima Media Prioritas Network, tampak pria berbadan besar diduga pelaku terdengar emosi, ia membawa anak kecil ditenangkan oleh seorang pria di dekat mobil box bertuliskan Taufik Basari Partai NasDem, endingnya pria itu pergi meninggalkan lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam keterangannya, Debi menjelaskan bahwa dirinya dari Pulau Panggung menuju Jalan Baru Talang Padang hendak mengambil bantuan bola dari Partai NasDem, saat hendak kembali ia mendengar ada motor datang di belakangnya dan pengendara itu langsung memukulnya.
“Kejadian pasnya, saya turun dari motor dan ngobrol sopir mobil NasDem, sesudah bantuan bola dikasih, saya mau pulang. Tiba-tiba, orang inisial J yang tidak saya kenal, datang dari belakang, pas saya nengok ke belakang dia mukul,” kata Debi, Jumat 22 Desember 2023.
Lanjutnya, orang tersebut sempat bilang saat dirinya berjalan tadi hendak menyerempat, padahal Debi mengaku membawa motor dengan santai.
“Dia ngomongnya katanya saya mau nyerempe padahal saya merasa karna jalan enggak kebut, gimana mau serempetnya,” ujarnya.
Disinggung adanya mobil NasDem di lokasi, Debi menegaskan bahwa mobil tersebut memang yang ia tuju untuk mengambil bantuan bola untuk para pemuda dan sopir tersebut membantu melerai seperti yang ada dalam video.
“Kalo soal mobil NasDem dan sopir tidak terlibat, sopir NasDem itu bantu melerai. Jadi saya tegaskan enggak ada hubungan sama sopir mobil NasDem justru dia bantu melerai,” tegasnya.
Hal itu juga disampaikan, Padri Jon selaku rekan Debi yang datang ke lokasi setelah Debi menghubunginya karn dipukul seseorang yang tidak dikenal.
“Debi kan ngambil bantuan bola untuk pemuda, pas di depan mobil NasDem. Debi dipukul orang tidak dikenal, dan dia telfon saya. Setelah saya datang, memanh ada mobil NasDem. Tapi kalo mobil NasDem memang lagi berhenti nurunin bantuan dan sopirnya bantu misahin,” kata Padri Jon.
Diketahui, sebelum pemukulan, Debi mengendarai motor dari arah Pulau Panggung ke Talang Padang, sebelum sampai tujuan dirinya diklakson oleh seseorang yang diduga pelaku bernama ‘JL’, warga Pekon Tanjung Heran, Kecamatan Pugung.
Meski tidak menggubris klakson, Debi berhenti untuk bertemu temannya di jalan baru, tempat kejadian. Lantas saat berhenti, pelaku ‘JL’ datang dan memarahi Debi, sambil melancarkan dua pukulan, satu di antaranya mengenai pelipis mata korban. Kejadian tersebut terekam dalam rekaman yang diambil oleh korban.
Pelaku pergi setelah menyadari bahwa tindakannya terekam dalam video korban, Debi juga membuat laporan resmi yang tersebut tertuang dalam aduan Nomor: STBL GANGGUAN/B-1/150/XI/2023/SPKT/SEK.TALANG/RES.TGMS/LPG.
Debi menyampaikan bahwa ia telah melaporkan peristiwa tersebut dan berharap agar laporannya segera diproses oleh pihak kepolisian setempat. Lantaran akibat kejadian ini, dirinya mengalami syok dan trauma juga terluka.
Lantaran keterbatasan komuniksi, sehingga pria J belum dapat dikonfirmasi maupun ditemui, namun informasi yang dihimpun pria tersebut disebutkan merupakan warga Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus.
Terpisah, Kapolsek Talang Padang Iptu Bambang Sugiono menyebut, laporan dugaan penganiayaan telah diterima pihaknya dan saat ini masuk dalam proses penyelidikan. (Edi Hidayat)








