Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Disinyalir terjadi dugaan Mark’up Anggaran Dana Desa Pekon Talang Lebar, Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus Lampung. Warga menyebut, ada beberapa item kegiatan dipandang tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) ditahun 2023.
Dikatakan narsumber, pengadaan sumur bor di Pekon tersebut bernilai cukup fantastis, yaitu sebesar Rp68.379.800,- namun diduga hanya dibangun satu titik, itupun dikeluhkan warga lantaran ia hanya menerima pembayaran sebesar Rp6 juta dari perjanjian diborong kan yaitu sebesar Rp12 juta untuk pengeboran.
“Pengeboran sumur itu diborongkan kepada saya yaitu Rp12 juta, tetapi setelah sumur bor itu jadi saya hanya dibayar Rp6 juta saja, “ungkap sumber yang tidak mau disebutkan namanya yang merupakan tukang sumur Bor tersebut kepada Prioritastv.com, Minggu 24 Desember 2023.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sumber tersebut menyebut hingga sekarang belum ada kepastian dari sang kepala Pekon. Sementara sumur bor sudah rampung dikerjakannya kisaran tujuh bulan namun belum juga dilunasi oleh kepala Pekon.
“Sisanya Rp6juta lagi, itu dari bulan mei 2023, ” terangnya.
Kemudian ada lagi terdapat item berupa prasarana kantor Pekon yang dianggarkan sebesar Rp43.000.000,-. Anggaran tersebut diduga direalisasikan tidak sesuai, yaitu hanya berupa belanja meja, kursi, dan juga dijadikan anggaran tanggap darurat berupa pembelian air mineral.
“Mengenai sarana prasarana kantor dibelikan meja, untuk dana tanggap darurat pekon hanya dibelikan untuk air mineral. mengenai pembangunan sumur bor yang masih menyisakan hutang kami tidak tahu,” kata Andre dan Sandi kaur Pekon setempat saat dikonfirmasi.
Sementara itu kepala Pekon Talang Lebar Budiyanto belum berhasil dikonfirmasi lantaran jarang berada dikantor, bahkan warga setempat menjelaskan bahwa sang Kepala Pekon jarang juga berada dirumahnya. (Davit)








