Diduga Anggaran Sumur Bor 68 Juta di Talang Lebar Pugung Tanggamus Tak Sesuai, Cuma Dipakai 4 Orang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Desember 2023 - 17:19

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto tampak depan dan belakang sumur bor di Dusun 3 Pekon Talang Lebar, Pugung, Tanggamus diduga habiskan anggaran Rp63 juta, Sabtu 30 Desember 2023. Foto : Davit/Media Prioritas Network.

Kolase foto tampak depan dan belakang sumur bor di Dusun 3 Pekon Talang Lebar, Pugung, Tanggamus diduga habiskan anggaran Rp63 juta, Sabtu 30 Desember 2023. Foto : Davit/Media Prioritas Network.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Fakta terbaru anggaran pembuatan sumur bor di Dusun 3 Pekon Talang Lebar, Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus tahun anggaran 2023, dinilai menghambur-hamburkan uang ADD.

Pasalnya, terdapat tidak sesuainya pembuatan satu sumur bor dengan anggaran yang digelontorkan pada Rencana Anggaran Belanja (RAB) dengan nilai fantastis tapi tidak bermanfaat untuk orang banyak.

Menurut warga setempat, penggunaan air sumur bor juga sebenarnya yang digunakan oleh 4 orang warga, sebab sejumlah warga lainnya menggunakan air pada sumur bor yang lebih dulu dibuat di dusun III tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalo sumur bor yang baru cuma dipakai oleh sekitar 4 warga, sebab saya dan yang lainnya pakai air dari sumur bor yang lama,” kata warga saat dikunjungi awak Media Prioritas Network, Sabtu 30 Desember 2023.

Warga juga menilai terjadinya pemborosan anggaran dana desa untuk pembangunan sumur bor tersebut apabila menghabiskan dana Rp68.379.800,-. Amatan pada prasasti sumur bor tidak tertulis anggaran pembangunan.

Titik sumur bor yang digunakan mengisi air di tandon tower di Dusun 3 Pekon Talang Lebar, Pugung, Tanggamus, Sabtu 30 Desember 2023. Foto : Davit/Media Prioritas Network.

Hingga saat ini Kepala Pekon Talang Lebar belum dapat dikonfirmasi, namun, berdasarkan keterangan Agus Riani selaku sekretaris Pekon setempat membenarkan ditahun 2023 hanya dibangun 1 unit sumur bor di Pekon Talang Lebar.

“Yang saya tahu sumur bor hanya dibangun satu unit saja di Dusun 3″ucap Agus Riani.

Menurut Agus Riani, selain pembangunan sumur bor juga adanya pembangunan dua titik drainase Dusun 3, semuanya telah dilaksanakan sesuai RAB.

“Sumur bor untuk warga, setahu saya sudah menikmati akses sumur bor untuk dusun 3 dan lingkungan setempat pada memasang selang, termasuk ketika petani menyiram tanaman,” tegasnya.

Andre selaku Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pergerakan Masyarakat Analisis Kebijakan (Pematank) menyoroti hal itu. Dan jika terbukti subur bor dibangun menggunakan anggaran besar, namun ketika kenyataannya tidak sesuai dengan realisasinya, maka sudah seharusnya inspektorat atau aparat penegak hukum (APH) untuk memanggil dan memeriksa kepala Pekon tersebut.

Prasasti tanda pembuatan sumur bor di Dusun 3 Pekon Talang Lebar, Pugung, Tanggamus, Sabtu 30 Desember 2023. Foto : Davit/Media Prioritas Network.

“Bilamana anggaran besar namun tidak sesuai pisik, ini jelas patut dipersoalkan,” tegas Andre.

Sebelumnya, dugaan mencuat setelah disinyalir terjadi dugaan Mark’up Anggaran Dana Desa Pekon Talang Lebar, Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus Lampung. Warga menyebut, ada beberapa item kegiatan dipandang tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) ditahun 2023.

Perhatian khusus atas pengadaan sumur bor di Pekon tersebut bernilai cukup fantastis, yaitu sebesar Rp68.379.800,- namun diduga hanya dibangun satu titik, itupun dikeluhkan warga sebab ia hanya menerima pembayaran sebesar Rp6 juta dari perjanjian diborong kan yaitu sebesar Rp12 juta untuk pengeboran.

Sumber tersebut menyebut hingga sekarang belum ada kepastian dari sang kepala Pekon terkait sisa anggaran, Sementara sumur bor sudah rampung dikerjakannya kisaran tujuh bulan namun belum juga dilunasi oleh kepala Pekon.

Kemudian ada lagi terdapat item berupa prasarana kantor Pekon yang dianggarkan sebesar Rp43.000.000,-. Anggaran tersebut diduga direalisasikan tidak sesuai, yaitu hanya berupa belanja meja, kursi, dan juga dijadikan anggaran tanggap darurat berupa pembelian air mineral. (Davit)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru