Iring-iringan Pengantar Jenazah Knalpot Brong Dihajar TNI di Depan Markas Kodam XIII/Merdeka Manado 

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Januari 2024 - 13:03

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kericuhan di depan Markas TNI AD Komando Daerah Militer (Kodam) XIII Merdeka, Teling Atas, Manado, Sulawesi Utara,  Jumat, 5 Januari 2024, sekitar pukul 15.35 WITA. Foto : Tangkapan Layar.

Kericuhan di depan Markas TNI AD Komando Daerah Militer (Kodam) XIII Merdeka, Teling Atas, Manado, Sulawesi Utara, Jumat, 5 Januari 2024, sekitar pukul 15.35 WITA. Foto : Tangkapan Layar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prioritastv.com, Manado, Sulut – Sebuah video merekam momen kericuhan di depan Markas TNI AD Komando Daerah Militer (Kodam) XIII Merdeka, Teling Atas, Manado, Sulawesi Utara, yang melibatkan sejumlah oknum TNI dan rombongan pengantar jenazah Almarhum Oktavianus Rikardo Hilimy alias Ontet Cagam.

Data yang diterima, pada Jumat, 5 Januari 2024, sekitar pukul 15.35 WITA, keributan terjadi antara rombongan pengantar jenazah yang diduga terpengaruh minuman keras dengan anggota TNI Kodam XIII/Mdk. Video tersebut menunjukkan kericuhan antara puluhan oknum anggota TNI dan sekelompok orang yang membentuk rombongan pengantar jenazah.

Situasi semakin memanas ketika salah satu pengendara memprovokasi dengan memainkan gas motor, memicu protes dari sejumlah oknum TNI. Kericuhan yang dipicu oleh protes terhadap iring-iringan jenazah tidak dapat dihindarkan. Oknum TNI terpancing emosi dan menghadapi warga yang menciptakan keributan dengan knalpot motornya.

Dalam video, terlihat oknum TNI melakukan tindakan kekerasan, menendang dan menginjak-injak oknum warga yang dianggap meresahkan. Tak hanya oknum anggota TNI, aksi kekerasan juga dilakukan oleh beberapa warga yang kesal terhadap rombongan pengantar jenazah.

Upaya penengah dari anggota TNI lainnya untuk menghentikan aksi kekerasan terlihat, namun situasi semakin rumit karena tidak hanya satu orang yang menjadi sasaran emosi. Kericuhan tersebut menyebabkan kemacetan di depan Kodam XIII/Merdeka, Manado.

Hingga saat ini, belum diketahui kondisi warga yang menjadi korban kekerasan dari sejumlah oknum TNI di Manado. Pihak Kodam XIII/Merdeka, Manado belum memberikan informasi terkait insiden ini. (DK)

Berita Terkait

Peduli Banjir Sumatera, Kepala BPKH Bersama Ketua Komisi VIII DPR RI Serahkan Bantuan di Tapsel
Identitas Kerangka Manusia dalam Pohon Aren di Sergai Terungkap, Dinyatakan Hilang Dua Tahun Lalu
Istri Hamil 7 Bulan, Yunus Tega Habisi Paskibra Diva Febriani di Madina Sumatera Utara Usai Latihan
Dibunuh Anggota TNI Suami Sendiri, Astri Gustina Yolanda, Sosok Ibu Tangguh yang Berjuang Untuk 4 Anaknya
3 Penumpang Dilaporkan Meninggal, SAR Manado Berjibaku Selamatkan Penumpang KM Barcelona
Videonya Bikin Haru Netizen, Pria Ini Trending Usai Selamatkan Bocah Saat Terbakar KM Barcelona 5
Ibu Hamil Tewas, Dalam Kebakaran KM Barcelona V di Laut Minahasa Utara
Tiga Kapal Dikerahkan Lakukan Penyelamatan KM Barcelona V di Perairan Talise
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 19:12

Peduli Banjir Sumatera, Kepala BPKH Bersama Ketua Komisi VIII DPR RI Serahkan Bantuan di Tapsel

Kamis, 20 November 2025 - 08:12

Identitas Kerangka Manusia dalam Pohon Aren di Sergai Terungkap, Dinyatakan Hilang Dua Tahun Lalu

Minggu, 3 Agustus 2025 - 18:42

Istri Hamil 7 Bulan, Yunus Tega Habisi Paskibra Diva Febriani di Madina Sumatera Utara Usai Latihan

Kamis, 24 Juli 2025 - 13:55

Dibunuh Anggota TNI Suami Sendiri, Astri Gustina Yolanda, Sosok Ibu Tangguh yang Berjuang Untuk 4 Anaknya

Senin, 21 Juli 2025 - 11:03

3 Penumpang Dilaporkan Meninggal, SAR Manado Berjibaku Selamatkan Penumpang KM Barcelona

Berita Terbaru