Kenal di Medsos, Remaja Putri 15 Tahun di Lampung Tengah Dijual Komplotan Perdagangan Orang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Januari 2024 - 14:05

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto ilustrasi perdangan orang dan tersangka TPPO terhadap anak di Lampung Tengah, Rabu 10 Januari 2024. Foto :  Ilustrasi/Polres Lamteng.

Kolase foto ilustrasi perdangan orang dan tersangka TPPO terhadap anak di Lampung Tengah, Rabu 10 Januari 2024. Foto : Ilustrasi/Polres Lamteng.

Prioritastv.com, Lampung Tengah – Sebuah kasus perdagangan anak terungkap di Lampung Tengah, di mana seorang remaja berusia 15 tahun menjadi korban. Pelaku, berinisial RWN (21), menggunakan modus menjanjikan pekerjaan layak dengan gaji tinggi kepada korban, NZ yang berasal dari Kecamatan Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa, 26 Desember 2023, ketika korban diperalat oleh pelaku dan dikirim ke Tangerang, Banten, awalnya dijanjikan kerja dengan gaji besar, namj ternyata dijadikan Asisten Rumah Tangga (ART).

Pelaku, yang merupakan seorang petani asal Desa Candirejo, Kecamatan Semanu, Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan komplotan tindak pidana perdagangan anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi menemukan tiga KTP palsu, salah satunya milik korban, yang membuktikan adanya jaringan perdagangan anak. Pelaku mengakui bahwa ia sudah 3 tahun terlibat dalam komplotan ini bersama dua rekannya.

Motif perdagangan ini juga melibatkan seseorang dengan inisial KI (DPO) yang membuatkan KTP palsu. Ada juga seorang bernama AA Als Lia (DPO) yang berperan sebagai penghubung ke majikan tempat para korban bekerja.

Kapolsek Seputih Surabaya, Iptu Jufriyanto, menyebut RWN ditangkap pada Minggu, 7 Januari 2024 sekitar pukul 19.00 WIB, atas laporan keluarga korban.

Kronologi kejadian bermula ketika korban berkenalan dengan pelaku melalui media sosial pada bulan Desember lalu. Pelaku memberikan tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi tanpa menjelaskan pekerjaan tersebut secara rinci.

“Pelaku membual kepada korban bahwa dia bisa memberikan pekerjaan dengan gaji tinggi. Hal ini disambut antusias oleh korban karena keluarganya sedang mengalami masalah ekonomi,” kata Jufriyanto kepada Media Prioritastv.com.

Selanjutnya, pada tanggal 26 Desember 2023, pelaku menjemput korban dan membawanya ke Jakarta. Setelah itu, korban dibawa ke Tangerang dan dipekerjakan sebagai ART.

Korban akhirnya menyadari bahwa pekerjaan yang dijanjikan sangat berbeda dengan kenyataan, dan ia pun memohon untuk pulang.

“Dalam pemeriksaan, terkuak bahwa pelaku tidak bekerja sendiri. Dia adalah bagian dari komplotan perdagangan orang. RWN mendapat uang dari bosnya sebesar Rp. 1,4 juta per anak yang dijual sebagai ART,” jelasnya.

Pelaku kini diamankan di Mapolsek Seputih Surabaya untuk pengembangan lebih lanjut, sementara pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak berwajib. (Azhari)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru