Sebut Apes saat Mobil Pemadam Kabupaten Tanggamus Rusak, Ini Penjelasan Sekretaris Damkarmat ?

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Januari 2024 - 21:20

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto korban saat mengatakan kekecewaannya, kebakaran yang terekam kamera warga dan saat keluarga membersihkan puing-puing rumah Nurul, Sabtu 13 Januari 2024. Foto : Tangkapan Layar/Asrul/Media Prioritastv.com.

Kolase foto korban saat mengatakan kekecewaannya, kebakaran yang terekam kamera warga dan saat keluarga membersihkan puing-puing rumah Nurul, Sabtu 13 Januari 2024. Foto : Tangkapan Layar/Asrul/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus – Sekertaris Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tanggamus Yosa Sumbala angkat bicara terkait mobil Damkar sempat alami kendala saat ada kebakaran beberapa waktu lalu di Pekon Kandang Besi, Kota Agung Barat.

Yosa mengatakan, kendala yang ada di mobil Damkar memang sering terjadi, dan saat kendala beberapa waktu lalu memang bersamaan dengan terjadinya kebakaran di Kabupaten Tanggamus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang damkar sudah beberapa kali seperti ini, tapi yang kemarin ini memang apes saja buat kami,” kata Yosa, Kamis 18 Januari 2024.

Yosa menyebut, saat kejadian kebakaran di Kabupaten Tanggamus beberapa waktu lalu mobil Damkar di Pos Kota Agung Tanggamus tidak siap 100 persen.

Padahal pihaknya, sudah melakukan berbagai pemadaman dan penyelamatan sehingga jika dibandingkan dengan yang “apes” (mobil rusak) memang beda jauh (dengan kegiatan pemadaman yang telah dilakukan).

Yosa menjelaskan, pihaknya juga sudah kerap kali mengajukan anggaran untuk Dinas Damkarmat Kabupaten Tanggamus. Namun, hal itu belum terealisasikan lantaran keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemkab setempat.

“Sudah pengajuan. Mungkin memang selama ini ketersediaan itu belum untuk damkar,” jelasnya.

Yosa mengungkapkan bahwa sepengetahuannya untuk di bulan Januari 2024 anggaran tersebut memang belum bisa diturunkan dan anggaran tersebut baru bisa diturunkan pada bulan Februari 2024 yang akan datang.

Dirinya menegaskan, untuk melakukan perawatan kendaraan Damkar sendiri, pihaknya sering menalangi biaya perawatan.

“Ya memang harus seperti itu, karena masyarakat juga tidak tahu menau soal hal ini,” tegasnya.

Pun demikian, Yosa membeberkan pihak Damkar Kabupaten Tanggamus telah menunjuk petugas admin untuk melakukan perawatan di tiap pos yang ada. Sehingga, mobil tersebut bisa terkontrol secara baik ketika beroprasi.

Menurutnya, mobil Damkar yang sempat rusak beberapa waktu lalu juga saat ini sudah bisa beroprasi dengan normal.

“Tapi untuk yang di Kota Agung ini mobilnya sudah diperbaiki,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, salah satu rumah warga di Pekon Kandang Besi Kecamatan Kota Agung Barat Tanggamus mengalami kebakaran yakni milik Nurul Efendi (40) pada Sabtu, 13 Januari 2024, sekitar pukul 04.00 WIB.

Walaupun tidak seluruh rumah terbakar namun korban harus kehilangan barang-barang berharga senilai Rp70 juta. Dan masih tertancap kekesalan korban atas lambatnya kedatangan Damkar yang diketahui dipicu kendaraan tidak dapat hidup.

Nurul Effendi mengaku kesal atas pelayanan Damkar yang tidak siap, padahal jika mereka cepat datang maka dipastikan dapat meminimalisir kerugian korban.

Namun demikian, Nurul mengaku bersyukur atas bantuan para tetangga yang menggunkan alat seadanya sehingga dirinya merasa sangat terbantu atas aksi-aksi heroik para tetangga yang sangat peduli.

Lantas, muncul pertanyaan dari Nurul. Bagaimana seharusnya Damkar bekerja melayani masyarakat dengan baik, sementara armadanya tidak didukung kesiapan yang baik.

Menurut Nurul, dirinya sudah menghubungi Damkar saat itu juga dan langsung mendapatkan jawaban dari pihak damkar, namun mereka yang piket mengatakan tidak bisa datang dgn alasan mobil damkar rusak dipicu accu mobil tidak dapat stater

“Saya sangat kecewa, karna seharusnya Dinas kebakaran itu bukan hanya standby personil saja tetapi harus standby semua, seperti mobilnya juga. Kan mereka ada anggaran operasional, ada anggaran perawatan dan sebagainya, lalu kemana anggaran itu,” kata Nurul ditemui di kediamannya, Minggu 14 Januari 2024.

Kesempatan itu, Nurul berharap musibah kepada pemerintah kabupaten Tanggamus baik Pejabat Bupati atau Sekda agar bisa mengevaluasi kinerja bawahannya yakni Dinas Damkar.

“Damkar harus dievaluasi, sehingga kedepannya tidak lagi terjadi seperti yang menimpa kami ini. Karna bila ada pertolongan dari pihak dinas saat itu maka kami tidak akan mengalami musibah separah ini,” tegasnya. (Herdi)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru