Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Sebuah peristiwa lalu lintas yang mengejutkan terjadi di jalan lintas barat Kabupaten Tanggamus, Lampung, pasalmya sebuah mobil Ambulance dengan tulisan Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat Nopol BE 9208 XZ menjadi korban kecelakaan tunggal.
Insiden tersebut terjadi saat ambulance yang dikemudikan oleh Yoga, seorang sopir Ambulance berusia 25 tahun sedang membawa pasien dalam keadaan sakit dari Pesisir Barat menuju Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pringsewu, Minggu 4 Februari 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yoga merupakan warga Kecamatan Lemong, kabupaten Pesisir Barat, menyebutkan mobil terjungkal dan terbalik saat melintas di tanjakan Teba Bunuk, Pekon Teba Bunuk, kecamatan Kota Agung Barat, Tanggamus pada kondisi jalan yang berliku dan menanjak.
Menjadi tantangan tambahan bagi sang sopir Yoga yang dihadapkan pada situasi mendesak, yakni seekor kucing yang tiba-tiba melintas di depan mobil, dengan refleks yang cepat, Yoga berhasil menghindari kucing tersebut.
Meski berhasil menyelamatkan nyawa hewan tersebut, nasib malang menimpa mobil yang terjungkal dan terbalik, dengan ban mobil berada di atas.
Menurut keterangan Rhido, seorang staf kesehatan kecamatan Lemong di lokasi kejadian, menyampaikan, bahws mobil Ambulance dengan tujuan RSUD Pringsewu, pada kurang lebih pukul 13.00 WIB.
“Dihadapkan pada situasi mendesak dengan adanya binatang kucing. Sopir berhasil menghindar namun mobil oleng dan terbalik,” kata Ridho kepada Media Prioritastv.com.
Ridho menegaskan, pihaknya fokus pada keselamatan pasien. Meskipun mobil terbalik, keadaan sang sopir dan pasien tetap selamat.
“Tidak ada korban jiwa, pasien berhasil dibawa ke Pringsewu, dan kondisi sopir maupun penumpang selamat, langsung dilarikan ke Pringsewu menggunakan mobil pengganti,” tegasnya.
Kejadian ini, merupakan pengingat kepada para sopir ambulance untuk menunjukkan ketangguhan dan keterampilan sang sopir Ambulance dalam menghadapi situasi darurat.
Pihak berwenang setempat juga telah mengambil tindakan untuk mengevakuasi dan menormalisasi lalu lintas di lokasi kejadian. (Herdi)








