BKKBN Lampung Bersama DPD Provinsi, DPC IPeKB Kota dan Kabupaten Gelar Jambore Penyuluh KB

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Februari 2024 - 23:45

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jambore Penyuluh KB se Provinsi Lampung di Lembah Hijau Bandar Lampung, Selasa, 20 Februari 2024. Foto : Dok. BKKBN Lampung.

Jambore Penyuluh KB se Provinsi Lampung di Lembah Hijau Bandar Lampung, Selasa, 20 Februari 2024. Foto : Dok. BKKBN Lampung.

Prioritastv.com, Bandar Lampung – Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Jambore Penyuluh KB Provinsi Lampung Tahun 2024.

Kegiatan yang digelar di Lembah Hijau, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Selasa 20 Februari 2024 tersebut dilaksanakan dalam rangka Penyusunan Laporan Monitoring dan Evaluasi yang diikuti oleh Penyuluh KB dari 15 Kabupaten / Kota di Provinsi Lampung.

Mewakili Kepala Perwakilan, Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Ni Gusti Putu Meiridha, S.E., M.M. dalam sambutannya mengatakan bahwa keberhasilan program Bangga Kencana dalam mengendalikan tingkat kelahiran dan meningkatkan kualitas keluarga Indonesia dalam lebih dari tiga dekade tidak lepas dari pengerakan lini lapangan, terutama peran dari penyuluh KB / Petugas Lapangan KB sebagai ujung tombak pemerintah dalam pelaksanaan program di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, dalam hal percepatan penurunan stunting, Sekretaris mengatakan bahwa penyuluh KB memiliki peran besar dalam suksesnya pelaksanaan program.

“Penyuluh KB harus banyak terlibat dalam pembaruan strategi percepatan penurunan stunting, terutama tentang bagaimana melakukan pendekatan keluarga beresiko stunting untuk mencapai target sasaran,” kata Ni Gusti Putu Meiridha.

Ni Gusti Putu Meiridha juga mengingatkan bahwa dalam melaksanakan tugas utama penyuluh KB yaitu melakukan penyuluhan, pelayanan, penggerakan dan pengembangan program Bangga Kencana.

Hal itu guna meningkatkan pengetahuan, sikap kepada individu, keluarga atau masyarakat pada berbagai forum, kelompok maupun komunitas.

“Penyuluh KB harus melakukan kolaborasi di tingkat lapangan terutama dengan bidan, kader tim penggerak pemberdayaan dan kesehjateraan keluarga serta kader keluarga berencana untuk melaksanakan pendampingan Keluarga beresiko stunting,” ujarnya.

Ia menegaskan, penyuluh KB harus terus meningkatkan kualitas dan kinerja sehingga dapat menggerakan seluruh komponen masyarakat untuk mendukung dan berperan serta dalam pelaksanaan program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan stunting di wilayah binaannya masing masing.

Sementara itu, Ketua DPD IPKB Provinsi Lampung, Dra. Mariyati mengatakan bahwa seluruh Penyuluh KB di Provinsi Lampung harus bekerja secara profesional dan fokus pada tugas dan fungsinya. Terutama dalam perannya untuk menyukseskan program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Lampung.

Ia juga menyebut bahwa para Penyuluh KB harus terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi yang komprehensif terkait program yang dilaksanakan, khususnya dalam melakukan edukasi dan pendampingan untuk calon ibu, ibu hamil, ibu pasca persalinan, serta anak bawah lima tahun (balita) serta dapat memfasilitasi masyarakat untuk dapat berperan aktif sebagai peserta KB.

Terakhir, ia juga berpesan agar penyuluh KB senantiasa melakukan koordinasi terhadap berbagai pihak dan mitra, terlebih terhadap sesama penyuluh KB dan OPD KB Kabupaten / Kota agar pemenuhan target kinerja program Bangga Kencana dan penurunan stunting bisa terwujud.

Ketua Tim Kerja Pengelolaan dan Pembinaan Tenaga Lini Lapangan sekaligus ketua penyelenggara, Apsari Melati Prameswari, S.Psi dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan motivasi penyuluh KB dalam menjalankan tugas yang diemban.

“Ini juga dalam rangka Penyusunan Laporan Monitoring dan Evaluasi terkait perencanaan dan target kinerja, sehingga pelaksanaan program Bangga Kenana dan Percepatan Penurunan Stunting bisa berjalan dengan baik,” tandasnya. (Erwin)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru