BKSDA Pasang Perangkap dan Terjunkan Tim WRU Tangkap Harimau Sumatera di Lampung Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:04

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto saat korban terkaman harimau dievakuasi petugas dan peralatan BKSDA yang diterjunkan ke Suoh, Lampung Barat, Kamis 22 Februari 2024. Foto : Kamto Winendra/Media Prioritastv.com.

Kolase foto saat korban terkaman harimau dievakuasi petugas dan peralatan BKSDA yang diterjunkan ke Suoh, Lampung Barat, Kamis 22 Februari 2024. Foto : Kamto Winendra/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Lampung Barat – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung memasang jebakan kandang trap dan kamera perangkap, untuk menindaklanjuti laporan adanya dua warga yang tewas diterkam harimau di Lampung Barat.

Kepala SKW III Lampung, Joko Susilo mengatakan, pemasangan jebakan itu untuk mengantisipasi, agar tidak terjadi kasus serupa dan meredam keresahan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Balai KSDA Bengkulu-Lampung memasang kandang trap dan kamera trap di lokasi kejadian korban ditemukan,” kata Joko Susilo kepada Antara, Kamis, 22 Februari 2024.

Joko menjelaskan, pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi dan pencarian harimau sumatera yang meresahkan warga sekitar.

“Sudah menurunkan tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Seksi Konservasi Wilayah III Lampung dalam rangka upaya untuk melakukan evakuasi satwa liar jenis harimau sumatera,” tandasnya.

Diketahui, belum sebulan telah terjadi dua orang ditemukan tewas akibat diterkam harimau sumatera di Lampung Barat. Korban pertama bernama Gunarso (47), warga dusun Sumber Agung dua, Pekon (Desa) Sumber Agung kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat.

Kemudian korban selanjutnya, ditemukan dinihari tadi, bernama Sahri (28) seorang warga Dusun Peninjauan, Pekon (Desa) Bumi Hantati, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, yang juga diterkam harimau, saat pergi berkebun.

Jasad Sahri ditemukan dalam sudah keadaan meninggal dunia, sekitar 300 meter dari kebunnya dalam keadaan organ tubuh sudah tidak utuh, Kamis tanggal 22 Februari 2024 sekitar pukul 02.00 WIB. (Kamto Winendra)

Berita Terkait

Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Polres Pringsewu Gandeng RSUD, Buka Peluang Kerja melalui Rekrutmen Satpam
Konten Kreator Rohadi Alcantara Dikabarkan Diciduk Polres Tanggamus Lampung
Viral Keributan di Acara Musik Lampung Barat, Anggota DPRD Prayitno dan Dua Pihak Sepakat Berdamai
Gebrakan Baru Bupati Saleh, Pemkab Tanggamus Hapus Denda PBB-P2, Warga Cukup Bayar Pokok Pajak hingga 31 Desember 2026
Polres Pesisir Barat Gerebek Dua Kampung Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan Bersama 67,64 Gram Ganja dan Alat Hisap Sabu
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:28

Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22

Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:47

Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:41

Polres Pringsewu Gandeng RSUD, Buka Peluang Kerja melalui Rekrutmen Satpam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:13

Konten Kreator Rohadi Alcantara Dikabarkan Diciduk Polres Tanggamus Lampung

Berita Terbaru