Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus menggelar ajang bergengsi, Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat sekolah dasar (SD) tahun 2024. Sebanyak 1.359 siswa dari 20 kecamatan di Kabupaten Tanggamus berpartisipasi dalam kompetisi ini.
Pelaksanaan OSN ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk menumbuhkan prestasi siswa-siswi Tanggamus dalam tingkat nasional. Peserta OSN merupakan siswa yang telah terdaftar di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dan memiliki akun OSN yang sah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Kompetisi OSN kali ini menggunakan perangkat handphone berbasis android, yang telah disiapkan oleh masing-masing peserta, dengan pelaksanaan tes OSN dibagi menjadi dua hari, dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada hari pertama dan Matematika (MTK) pada hari kedua.
Peserta diharapkan tiba paling lambat 15 menit sebelum jadwal pelaksanaan tes, mengingat soal akan terbuka secara otomatis pada pukul 08.00 WIB tanpa adanya perpanjangan waktu. Hal ini menjadi penting untuk memastikan kelancaran pelaksanaan kompetisi.
Mewakili Kadis Pendidikan, Yadi Mulyadi, Kabid Pendidikan Dasar, Ida Bagus Ketut Budi Artama mengatakan bahwa jadwal OSN SD tingkat Kabupaten Tanggamu, Mapel IPA, pada Rabu 20 Maret 2024 dan Mapel MTK, tanggal 21 Maret 2024.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan Olimpiade Siswa Nasional yang diikuti oleh di Kabupaten Tanggamus. Ada 1.359 siswa yang terbagi di 20 kecamatan,” kata Bagus saat meninjau OSN di SDN 1 Kampung Baru, Kota Agung Timur, Rabu 20 Maret 2024.
Ia menjelaskan, OSN dilaksanakan guna menumbuhkan prestasi anak anak di Kabupaten tanggamus di ajang tingkat nasional.
“Selanjutnya para juara OSN Kabupaten Tanggamus, adalah sistem OSN ini adalah mereka, langsung terjaring dan itu langsung dilekatkan nasional nanti ngajunya ke nasional,” jelasnya.

Ia menambabkan, salah satu kendala yang dihadapi adalah terkait dengan jaringan internet dan beberapa siswa yang mengalami kesulitan saat melakukan login ke sistem.
Untuk mengantisipasi hal ini, panitia telah melakukan upaya maksimal agar seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi dengan lancar.
“Barusan kami cek ada beberapa yang pertama adalah jaringan dan ada siswa yang belum bisa login dan terus dicoba untuk antisipasinya agar semua bisa berjalan dengan baik,” tandasnya. (Herdi)







