Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kecamatan Kotaagung Barat Kabupaten telah menyelesaikan musyawarah rencana pembangunan atau Musrenbang, rencana kerja pembangunan daerah atau RKPD tahun 2025. Musrenbang tersebut, dipimpin oleh Camat Kotaagung Barat, Agus Somad, dilaksanakan di Pantai Ceria Lalang Waya, Way Gelang, pada Kamis, 1 Februari 2024.
Dalam musrenbang tersebut, turut hadir tim musrenbang tingkat kabupaten, kecamatan, kepala pekon, KUPT pendidikan, KUPT kesehatan, tokoh masyarakat, dan pemuda.
Agus Somad menyampaikan bahwa dari 16 pekon di Kecamatan Kotaagung Barat, telah dihasilkan 10 usulan prioritas yang akan disampaikan dalam musrenbang tingkat kabupaten.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Usulan-usulan tersebut merupakan hasil pemetaan dan evaluasi terhadap sejumlah skala prioritas dari masing-masing usulan yang diajukan oleh pekon,” kata Agus Somad.

Dijelaskan oleh Agus Somad bahwa 10 usulan prioritas tersebut meliputi, Perbaikan ruas jalan di Belu dan Kanyangan dengan lebar 3 meter dan panjang 1,98 kilometer. Perbaikan ruas jalan penghubung pekon Gedung Jambu dan Kalimiring.
Kemudian, Perbaikan gorong-gorong penghubung 5 pekon. Normalisasi pembuatan bronjong aliran Way Belu dan Way Awi. Perbaikan ruas jalan penghubung Negarabatin dan Kalimiring.
“Selain itu, Normalisasi dan bronjong aliran Way Maja di Kesugihan, Pembangunan jembatan penghubung Kesugihan dan Gedung Jambu. Rehabilitasi irigasi Way Payung. Pembangunan jembatan menuju Tanjung Agung dan Normalisasi sungai Waygelang,” ujarnya.
Agus Somad juga menyatakan harapannya agar pada tahun 2025 mendatang, 10 usulan program prioritas tersebut dapat direalisasikan, terutama pembangunan bronjong Way Belu dan Way Awi untuk mengurangi dampak banjir di beberapa pekon.
“Pentingnya perbaikan akses dari Pekon Gedung Jambu menuju Kalimiring, termasuk infrastruktur gorong-gorong yang menjadi akses menuju tempat pembuangan akhir di Kalimiring,” tegasnya.

Penting untuk dicatat bahwa musrenbang ini dilaksanakan di Pantai Ceria Lalang Waya sebagai bagian dari dukungan terhadap program unggulan dari Pj. Bupati Tanggamus, Mulyadi Irsan, yaitu Gerakan Membangun Pesisir Tanggamus atau Gempita.
Agus Somad menegaskan bahwa melalui Gempita diharapkan terjadi pemberdayaan masyarakat pesisir, khususnya di tiga pekon yang bersentuhan langsung dengan garis pantai, yaitu Tanjung Agung, Way Gelang, dan Talagening, sehingga masyarakat dapat meraih kesejahteraan yang lebih baik.
Sementara itu, Feri Setiawan, Sekretaris Bapperida Tanggamus mengatakan bahwa acara ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka guna mengusulkan rencana pembangunan yang menjadi prioritas untuk tahun 2025.
Selain itu, upaya pengentasan pekon ODF, sebab masih terdapat 6 pekon di Kecamatan Ujung Barat yang belum mencapai status Open Defecation Free.
“Dari 16 pekon yang ada, telah berhasil mencapai 10 pekon yang ODF. Pemerintah daerah optimis dapat menuntaskan sisa 6 pekon tersebut pada tahun 2024 ini,” ujarnya.

Kemudian, terkait dengan pengembangan wilayah pesisir, Kecamatan Kota Barat telah masuk dalam fokus pembangunan dengan program “Gempita”, Gerakan Membangun Pesisir Tanggamus. Wilayah pesisir di Kecamatan Padang Barat menjadi prioritas utama untuk pembangunan, sebagai bagian dari inovasi yang diamanatkan oleh Bupati Tanggamus, Mulyadi Irsan.
“Hasil Musrenbang ini menghasilkan 5 poin penting yang disampaikan oleh Camat setempat, mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendengarkan dan mewujudkan aspirasi masyarakat untuk pembangunan yang lebih baik,” tandasnya. (Diki/Herdi)







