Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung** – Masyarakat dihebohkan dengan munculnya sumur di teras rumah salah satu warga Pekon Dadirejo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Informasi ini pertama kali beredar di media sosial setelah diunggah oleh akun Facebook Tanggamus Turunan Kidul yang memperlihatkan lubang sumur dan masyarakat mengambil air menggunakan gayung.
“Warga Pekon Dadirejo Dusun Tegal Rejo dikejutkan dengan kemunculan sumur tiban di depan rumah warga, pada Jumat, 2 Agustus 2024 sekitar pukul 16.30 WIB,” tulis unggahan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sumur berdiameter 30 cm itu berada di teras rumah Kasian dan memiliki air jernih yang akhirnya dimanfaatkan oleh masyarakat. Setiap harinya, banyak warga berdatangan untuk melihat dan mengambil air tersebut untuk dibawa pulang.
Menurut Tohari, salah satu warga yang sedang bekerja di bangunan rumah berjarak hanya 15 meter dari sumur tersebut, awalnya ia mendengar suara letupan yang cukup keras dari belakang tempatnya bekerja.
“Sekitar waktu setelah Ashar, saya bersama tiga teman saya mendengar letupan cukup keras. Saya kira ada alat saya yang jatuh, tetapi setelah dicari tidak ada apa-apa,” kata Tohari.
Tohari melanjutkan, tidak lama kemudian, banyak warga berdatangan berkerumun menyaksikan kemunculan sumur kecil di pojok teras rumah Kasian.
“Setelah sepuluh menit, saya melihat banyak warga yang berkerumun di halaman rumah Pak Kasian. Penasaran, akhirnya saya ke sana dan melihat sebuah sumur kecil. Padahal tanah itu setiap hari sering diinjak dan digunakan untuk parkir motor,” tambahnya.
Sementara itu, menurut Yati, istri Kasian, ia mengetahui adanya sumur tiban tersebut setelah pulang dari kondangan dan tidak memiliki firasat apapun.
“Saya hanya berdoa atas kesembuhan suami dan anak saya yang sakit saraf kejepit. Ya, tiba-tiba ada sumur itu,” kata Yati.
Ia menambahkan bahwa suami dan anaknya sudah lama menderita penyakit tersebut sehingga jika ada panen padi, dirinya sendirian bekerja.
“Sudah berobat ke mana-mana tapi belum juga sembuh. Makanya kalau panen, saya nderep sendiri,” tutupnya. (Edi Hidayat)







