Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Polres Tanggamus melalui Polsek Pematang Sawa telah mengambil langkah cepat dengan menghadiri mediasi terkait kasus perundungan yang videonya sempat viral di media sosial. Peristiwa yang melibatkan siswa SMPN 1 Pematangsawa, Kecamatan Pematangsawa, Kabupaten Tanggamus, ini terjadi pada 10 Agustus 2024.
Kapolsek Pematang Sawa, Ipda Ahmad Rais, mengungkapkan bahwa mediasi dilaksanakan pada Senin, 12 Agustus 2024, sekitar pukul 09.00 WIB di SMPN 1 Pematangsawa. Mediasi ini dihadiri oleh pihak sekolah, wali murid, Bhabinkamtibmas, serta siswa yang terlibat.
“Pertemuan ini bertujuan untuk mencari solusi dalam penyelesaian masalah perundungan yang terjadi, di mana video insiden tersebut memperlihatkan salah seorang siswa didorong dan dipukul oleh siswa lainnya,” kata Ipda Ahmad Rais, mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rivanda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan tersebut, wali murid dari pihak pelaku mengusulkan agar kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan melalui pendekatan Restorative Justice.
Namun, mereka juga menyatakan kesiapan untuk menyerahkan sepenuhnya kepada Aparat Penegak Hukum (APH) jika penyelesaian kekeluargaan tidak tercapai.
“Di sisi lain, pihak korban meminta agar kasus perundungan ini diselesaikan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku dan ditangani oleh Polres Tanggamus,” jelasnya.
Kapolsek menambahkan bahwa Kapolres Tanggamus, AKBP Rivanda, telah bertemu langsung dengan kedua belah pihak di Polsek Pematang Sawa untuk mendengarkan keluhan dan harapan mereka.
Pada kesempatan tersebut, Kapolsek mengimbau semua pihak untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh insiden ini.
“Kami berharap agar semua pihak dapat menahan diri dan mengikuti proses hukum yang berlaku dengan bijak,” imbaunya.
Mediasi ini juga dihadiri oleh Kepala SMPN 1 Pematangsawa, Burhanudin, S.Pd., Kepala Pekon Waynipah, Aprial, Kepala SPLP, Barlian, Komite SMPN 1 Pematangsawa, Syarifudin, serta para wali murid dan siswa yang terlibat dalam insiden perundungan tersebut.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video pendek yang diunggah di akun media sosial Tapis Jejama Tanggamus II mendadak viral dan mengundang perhatian publik. Video tersebut memperlihatkan aksi perudungan yang menimpa seorang pelajar SMP Negeri 1 Pematang Sawa insial A.
Dalam video tersebut, A yang mengenakan seragam Pramuka tampak terduduk di tanah berpasir. Saat mencoba bangkit, seorang pelajar lain tiba-tiba melayangkan tendangan ke arah dadanya. Ironisnya, beberapa pelajar lain yang berada di lokasi hanya duduk di bangku panjang tanpa berusaha melerai kejadian tersebut. (Edi Hidayat)







