Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan di tengah tantangan ekonomi, Pekon Banjar Manis, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, kembali menyalurkan bantuan beras tahap ketujuh dari pemerintah pusat pada Rabu, 21 Agustus 2024.
Acara penyaluran berlangsung di balai pekon setempat dan melibatkan 249 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari berbagai dusun di Pekon Banjar Manis.
Kepala Pekon Banjar Manis, Asnariza, mengatakan bahwa setiap KPM menerima bantuan beras sebanyak 10 kilogram. Penerima manfaat berasal dari berbagai dusun, termasuk Dusun Simpur Jaya, Raja Basa, Taman Jaya, Sinar Jaya, dan Tanjung Jaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami telah menyalurkan bantuan beras kepada 249 KPM dari berbagai dusun di Pekon Banjar Manis. Bantuan ini diharapkan bisa membantu meringankan beban masyarakat,” kata Asnariza kepada Media Prioritastv.com.
Asnariza juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan yang sangat berarti ini. Ia berharap bantuan beras tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima manfaat untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka sehari-hari.
“Adanya bantuan ini sangat membantu warga kami di Pekon Banjar Manis. Kami berharap beras yang diterima dapat bermanfaat bagi keluarga penerima manfaat dan meningkatkan ketahanan pangan di wilayah ini,” tambahnya.
Lebih jauh, Asnariza berharap bahwa ketahanan pangan masyarakat di Pekon Banjar Manis akan terus meningkat, terutama di tengah kenaikan harga beras yang disebabkan oleh dampak El Nino. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.
Acara penyaluran bantuan ini juga dihadiri oleh para tokoh masyarakat setempat yang menyambut baik dan mengapresiasi upaya Pekon Banjar Manis dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui program kemanusiaan ini.
Dengan terus berjalannya program penyaluran bantuan, Pekon Banjar Manis berkomitmen untuk terus mendukung dan meningkatkan ketahanan pangan bagi warganya, memastikan bahwa kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi di masa-masa sulit ini. (A. Hayat Purba)







