Warga Khawatir Kemunculan 6 Ekor Buaya di Pantai Pekon Penyandingan Tanggamus

- Jurnalis

Minggu, 25 Agustus 2024 - 13:22

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemunculan buaya di Pantai Penyandingan, Kelumbayan, Tanggamus, Minggu 25 Agustus 2024 | Dok. Warga.

Kemunculan buaya di Pantai Penyandingan, Kelumbayan, Tanggamus, Minggu 25 Agustus 2024 | Dok. Warga.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Warga Pekon Penyandingan, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung, diresahkan oleh kemunculan enam ekor buaya di muara pantai yang dekat dengan permukiman penduduk.

Kejadian ini semakin memicu kekhawatiran warga, terutama setelah isu tsunami yang tengah ramai diperbincangkan. Sejak malam Jumat, 23 Agustus 2024, tiga ekor buaya pertama kali terlihat di sekitar pelelangan ikan, hanya beberapa meter dari rumah warga.

Meskipun belum ada insiden yang merugikan, kehadiran buaya ini membuat warga, terutama para nelayan, merasa tidak aman dalam beraktivitas di laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syarif Zulkarnain, Kepala Pekon Penyandingan, mengungkapkan bahwa kemunculan buaya ini menimbulkan keresahan di kalangan warga.

“Kemunculan buaya ini sangat mengkhawatirkan. Kami takut terjadi konflik antara manusia dan buaya yang merupakan hewan dilindungi oleh pemerintah,” kata Syarif kepada Media Prioritastv.com, Minggu 25 Agustus 2024.

Syarif Zulkarnain menyebut bahwa sudah puluhan tahun tidak pernah ada kemunculan buaya, ia berharap buaya tersebut dievakuasi.

“Harapan saya, buaya-buaya tersebut dapat dievakuasi agar tidak mengganggu aktivitas warga, terutama nelayan yang mencari nafkah di pinggir pantai,” harapnya.

Kasat Polair Tanggamus, Iptu Zulkarnaen, membenarkan laporan tersebut dan menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala pekon, camat, dan kapolsek setempat untuk mencegah terjadinya konflik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada, khususnya bagi para nelayan dan warga yang tinggal dekat pantai,” kata Zulkarnaen.

Warga Pekon Penyandingan diimbau untuk sementara waktu mengurangi aktivitas di pesisir pantai, terutama pada malam hari, hingga pihak berwenang mengambil tindakan lebih lanjut. (Herdi)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru