Prioritastv.com, Lampung Timur – Pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati Lampung Timur, Dawam Rahardjo dan Ketut Erawan, ke KPU Lampung Timur berlangsung alot pada Rabu malam, 4 September 2024. Hingga menjelang penutupan pendaftaran tahap kedua, yang berakhir pada pukul 23.59 WIB, terjadi kendala yang cukup mengejutkan.
Sejak pukul 20.10 WIB, hingga pukul 23.35 WIB, admin Sistem Informasi Pencalonan (Silon) yang bertugas untuk memverifikasi dan mengesahkan dokumen pendaftaran tidak dapat dihubungi. Kedua ponselnya mati, dan keberadaannya tidak diketahui. Diduga kuat, admin Silon tersebut kabur, yang bisa berpotensi menghalangi pendaftaran pasangan Dawam-Ketut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang diterima, pihak keluarga admin Silon juga tidak mengetahui keberadaannya. Kondisi ini semakin memperkeruh suasana di sekitar Kantor KPU Lampung Timur, di mana massa pendukung pasangan Dawam-Ketut yang sudah memadati area tersebut sejak sore hari semakin mendesak agar pendaftaran mereka diterima. Mereka menegaskan bahwa seluruh persyaratan telah lengkap.
Massa pendukung dan simpatisan yang bergerak dari Sekampung Udik dan Wayjepara sempat memadati kawasan KPU Lampung Timur. Ketegangan meningkat ketika mereka tidak diizinkan masuk ke area KPU, sementara bakal calon bupati lainnya diizinkan masuk. Hal ini memicu protes keras dari para pendukung Dawam-Ketut, yang merasa proses demokrasi terancam hanya karena kendala teknis pada Silon.
“Semua persyaratan lengkap, masak gara-gara Silon gagal demokrasi,” ungkap salah seorang pengurus PDIP Lampung yang turut mengawal proses pendaftaran.
Pihak Dawam-Ketut dikabarkan terus berjuang, bahkan berupaya menarik dukungan partai dari pasangan lain yang sebelumnya didukung untuk memastikan pendaftaran mereka tetap sah.
Situasi ini juga mendapatkan perhatian dari Polres Lampung Timur yang langsung turun ke lokasi untuk mengamankan keadaan. Ketegangan sempat mereda setelah aparat memastikan situasi tetap terkendali.
Sebelumnya diberitakan, pasangan Dawam Rahardjo dan Ketut Erawan tiba di Kantor KPU Lampung Timur pada pukul 20.10 WIB dengan mengenakan pakaian adat. Mereka diterima langsung oleh Ketua KPU Lampung Timur, Wasiat Jarwo Asmoro, dan dipersilakan masuk ke ruang pendaftaran.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada kejelasan apakah pendaftaran pasangan ini diterima atau tidak oleh KPU Lampung Timur. (Erwin)







