Aktivis Lingkungan Kecam Ilegal Fishing Benih Lobster di Lampung Tengah : Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut

- Jurnalis

Kamis, 17 Oktober 2024 - 12:56

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Manager Mitra Bentala Indonesia sekaligus aktivis lingkungan, Ogja Ajitio, saat memberikan keterangan di Polda Lampung, Rabu 16 Oktober 2024 | Dok. Bid Humas Polda Lampung.

Manager Mitra Bentala Indonesia sekaligus aktivis lingkungan, Ogja Ajitio, saat memberikan keterangan di Polda Lampung, Rabu 16 Oktober 2024 | Dok. Bid Humas Polda Lampung.

Prioritastv.com, Lampung – Manager Mitra Bentala Indonesia sekaligus aktivis lingkungan, Ogja Ajitio, sekaligus aktivis lingkungan, mengutuk keras praktik ilegal fishing benih lobster yang terjadi di Lampung Tengah.

Ia menegaskan bahwa aktivitas ini sangat merusak kelestarian ekosistem laut dan berdampak buruk terhadap kesejahteraan nelayan lokal.

Ogja menjelaskan bahwa penangkapan benih lobster secara ilegal bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam populasi lobster yang penting bagi keseimbangan ekosistem laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aktivitas seperti ini harus dihentikan karena berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan dan ekosistem yang bergantung pada keberlangsungan populasi lobster,” ujar Ogja dalam keterangan yang diterima Media Prioritastv.com, Kamis 17 Oktober 2024.

Desakan untuk Penegakan Hukum yang Lebih Tegas

Dalam pernyataannya, Ogja menyerukan agar penegak hukum bertindak lebih tegas dalam memberantas praktik ilegal ini.

“Kami mendesak pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan dan memberikan efek jera kepada pelaku ilegal fishing,” tegasnya. Langkah hukum yang tegas, menurut Ogja, sangat diperlukan untuk mencegah semakin meluasnya kerusakan ekosistem laut.

Apresiasi kepada Ditpolairud Polda Lampung

Ogja juga menyampaikan apresiasi kepada Ditpolairud Polda Lampung atas keberhasilan mereka dalam mengungkap kasus ilegal fishing di Lampung Tengah.

“Kami sangat menghargai upaya Ditpolairud yang telah bekerja keras menangani kasus ini. Ini adalah langkah penting dalam melindungi ekosistem laut kita,” ucap Ogja.

Dorongan untuk Regulasi yang Lebih Ketat

Selain mengapresiasi penegakan hukum, Ogja mendorong pemerintah untuk memperkuat regulasi perlindungan ekosistem laut.

Ia menekankan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap aktivitas penangkapan ilegal, serta dukungan bagi nelayan agar mereka tidak tergiur oleh aktivitas ilegal.

“Pemerintah perlu memperketat aturan dan memberikan solusi bagi nelayan agar mereka bisa mencari nafkah tanpa merusak lingkungan,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Ogja menekankan pentingnya kesadaran kolektif dari semua pihak untuk melindungi laut.

“Jika kita tidak segera bertindak, ekosistem laut kita akan terus terancam, dan dampaknya akan merugikan kita semua, terutama generasi mendatang,” tutupnya.

Dengan peringatan ini, diharapkan masyarakat dan pihak terkait dapat lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan laut dan berperan aktif dalam upaya menjaga ekosistem yang vital bagi kehidupan. (Erwin)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru