Prioritastv.com, Bandar Lampung – Seorang bayi laki-laki yang baru dilahirkan ditemukan warga di samping kotak sampah depan Panti Asuhan Putri Mutiara, Perumahan Korpri, Kelurahan Korpri Raya, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, pada kemarin Senin November 2024 sekitar pukul 04.30 WIB.
Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Umi Fadilah Astutik, menjelaskan bahwa bayi ditemukan oleh Ernawati (52), seorang pemulung yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi dalam kondisi baru dilahirkan dengan ari-ari yang masih menempel.
Bayi tersebut diletakkan di dalam kardus bersama dengan selimut, payung, dan sebuah surat yang diduga berasal dari ibu kandungnya. Dalam surat tersebut tertulis permohonan agar bayi tersebut dirawat karena alasan ketidakmampuan ekonomi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Menanggapi laporan warga, anggota Polsek Sukarame segera mengevakuasi bayi tersebut dan membawanya ke RS Urip, sebelum akhirnya dirujuk ke RS Cokro Dipo Bandar Lampung untuk penanganan lebih lanjut,” kata Umi, Selasa 26 November 2024.
Kabidhumas Polda Lampung yang didampingi Kabidkum Kombes Yuni, Kasetum AKBP Yuliantini, dan Karumkit AKBP Hidayatulah langsung mengecek kondisi bayi di RS Cokro Dipo pada Selasa (26/11). Bayi laki-laki tersebut dinyatakan dalam kondisi sehat dengan berat 2,5 kg dan panjang 47 cm.
Saat ini, Polsek Sukarame tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi dan penyebab pembuangan.
Beberapa barang bukti yang diamankan di lokasi penemuan antara lain 1 buah kardus, 1 buah selimut, 1 buah payung, 1 lembar surat yang diduga ditulis oleh ibu biologis bayi
“Kami akan terus mendalami kasus ini untuk memastikan bayi mendapatkan haknya dan orang tua kandungnya bisa ditemukan,” tegasnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Polda Lampung siap memberikan fasilitas kesehatan terbaik untuk bayi tersebut. Mereka juga menggandeng berbagai pihak, termasuk lembaga sosial, untuk memastikan bayi mendapatkan perlindungan dan perawatan yang layak.
“Bagi masyarakat yang mengetahui informasi terkait kasus ini, diharapkan segera melapor ke pihak kepolisian terdekat,” imbaunya. (Erwin)







