Tragis! Albi Ruffi Ozara Pelajar SDN Jayamukti Blanakan Subang Meninggal Akibat Bullying

- Jurnalis

Selasa, 26 November 2024 - 20:35

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Doa bersama di pemakaman Albi Ruffi Ozara, seorang siswa kelas 3 SDN Jayamukti Blanakan, Selasa 26 November 2024.

Doa bersama di pemakaman Albi Ruffi Ozara, seorang siswa kelas 3 SDN Jayamukti Blanakan, Selasa 26 November 2024.

Prioritastv.com, Subang, Jawa Barat – Kasus tragis menimpa Albi Ruffi Ozara, seorang siswa kelas 3 SDN Jayamukti Blanakan, Kabupaten Subang, yang meninggal dunia akibat tindakan bullying.

Albi menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari di ruang ICU Anak RSUD Subang. Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat setempat.

Sebagai bentuk penghormatan, Penjabat Bupati Subang, Imran didampingi Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Rosnelly Imran, menghadiri doa bersama dan upacara pelepasan jenazah yang dilaksanakan di SDN Jayamukti Blanakan, Selasa 26 November 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upacara ini dihadiri oleh guru, orang tua siswa, serta masyarakat Desa Jayamukti sebagai bentuk solidaritas dan peringatan agar kejadian serupa tidak terulang.

Acara doa bersama dipimpin oleh Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hidayat yang mengajak semua pihak mendoakan almarhum agar diterima di sisi Allah SWT.

Dalam sambutannya, Dr. Imran menyampaikan rasa duka yang mendalam.

“Innalillahi wainnailaihi raajiun. Kita berkumpul untuk melepas anak kita, adik kita, kakak kita, saudara kita, Albi Ruffi Ozara. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita,” ucapnya dengan penuh haru.

Kasus ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Subang, terutama dalam upaya mencegah bullying di sekolah-sekolah.

Diharapkan semua pihak, baik guru, orang tua, maupun masyarakat, dapat lebih peduli terhadap perlakuan yang diterima anak-anak demi melindungi masa depan mereka.

Bullying merupakan tindakan yang dapat meninggalkan dampak psikologis maupun fisik pada korban, terutama anak-anak. Kejadian seperti yang dialami Albi Ruffi Oz. (Fuljo Saefulrohman)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru