Hanya Jarak 5 Meter Penambang Pasir Tenggelam di Sungai Lampung Tengah Ditemukan Meninggal Dunia

- Jurnalis

Kamis, 28 November 2024 - 17:54

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat dievakuasi tim SAR Gabungan setelah ditemukan, Kamis 28 November 2024 | Dok. Kantor SAR Lampung.

Korban saat dievakuasi tim SAR Gabungan setelah ditemukan, Kamis 28 November 2024 | Dok. Kantor SAR Lampung.

Prioritastv.com, Lampung Tengah – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Sunaryo (43), seorang penambang pasir yang tenggelam di Sungai Way Seputih, Kabupaten Lampung Tengah.

Dantim Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Febri Yanda mengatakan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (28/11/2024) sekitar pukul 14.15 WIB, setelah tiga hari pencarian intensif.

“Korban ditemukan sekitar 5 meter dari lokasi kejadian awal, setelah upaya pencarian yang melibatkan berbagai pihak,” kata Febri dalam keterangan tertulis yang diterima Media Prioritastv.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Febri menjelaskan, proses pencarian hari ketiga melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD Lampung Tengah, aparat kampung, serta masyarakat sekitar Teluk Dalam Ilir. Peralatanseperti perahu karet, alat selam, hingga Aqua Eyes digunakan dalam operasi ini.

Pencarian hari ketiga dimulai Kamis pagi, dengan tim SAR gabungan menyedot lumpur menggunakan alat berat ekskavator di sekitar lokasi kejadian. Tim juga melakukan penyisiran sejauh 5 km di sepanjang bibir sungai ke arah hilir. Namun, hasil pencarian pagi hingga siang belum membuahkan hasil.

Pada siang harinya, pencarian dilanjutkan dengan penyisiran menggunakan perahu karet Basarnas dengan radius 10 km. Akhirnya, korban ditemukan hanya 5 meter dari lokasi awal tenggelam.

“Korban dievakuasi menuju rumah duka dan diserahkan kepada keluarganya,” jelasnya.

Diketahui, Sunaryo, warga Kecamatan Way Seputih, Lampung Tengah, dilaporkan tenggelam pada Senin (25/11/2024). Kejadian ini bermula saat Sunaryo sedang menambang pasir di Sungai Way Seputih.

Diduga kuat, arus sungai yang deras menjadi penyebab korban terseret dan tenggelam. Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat sekitar untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat kondisi aliran air sedang deras. (Erwin)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru