Prioritastv.com, Pesisir Barat, Lampung – Ratusan warga masyarakat SP 4 Pekonmon, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, bergotong royong memperbaiki jalan rusak parah yang hampir tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Kegiatan ini dilakukan pada Jumat, 6 Desember 2024, dengan antusiasme tinggi dari warga setempat.
Jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga untuk berbagai kebutuhan, seperti menuju pusat belanja, mengangkut hasil bumi pertanian, hingga jalur anak-anak menuju sekolah setiap hari. Namun, kondisi jalan yang rusak parah semakin memburuk akibat musim hujan, sehingga permukaan jalan hanya menyisakan tanah liat tanpa lapisan pengeras.
Mewakili Peratin Pekon Pekonmon, Arwansah, S.Pd, kegiatan gotong royong ini dipimpin oleh Mustofa Habibi. Ia menyampaikan bahwa perbaikan ini adalah langkah darurat agar jalan tidak lumpuh total.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan gotong royong perbaikan jalan hari ini adalah bentuk langkah cepat kami agar akses jalan tidak semakin parah. Kami khawatir jalan ini tidak bisa lagi dilalui kendaraan roda empat, padahal sangat penting untuk mengangkut hasil bumi yang menjadi kebutuhan utama warga,” ujar Mustofa.
Mustofa menyebut, jalan tersebut merupakan poros penghubung antara Pekon Bumi Ratu dan SP 4 Pekonmon, yang statusnya adalah jalan lingkar kecamatan.
“Terakhir kali jalan ini mendapat pengerasan melalui anggaran APBD Kabupaten pada tahun 2016. Kini, sebagian besar lapisan pengeras telah hilang, menyisakan permukaan tanah yang licin dan berlumpur,” ujarnya.
Selain gotong royong, warga setempat juga menggalang dana swadaya, terutama dari pemilik kendaraan roda empat. Dana ini digunakan untuk membeli material seperti batu sabes guna memperbaiki bagian jalan yang paling rusak. Hingga saat ini, dana swadaya yang terkumpul mencapai Rp5 juta.
“Kami dari pemerintah pekon sangat berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih dan menjadikan perbaikan jalan ini sebagai prioritas. Jalan ini sangat penting untuk aktivitas warga, terutama dalam mengangkut hasil bumi,” harap Mustofa.
Dengan upaya gotong royong dan dukungan dana swadaya, perbaikan jalan ini diharapkan dapat meringankan kesulitan warga untuk sementara waktu. Namun, warga dan pemerintah pekon tetap berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk membangun kembali jalan ini secara permanen. (Suroso)







