Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Kebakaran yang melanda rumah Anton, warga Dusun Pawoh RT 02 Dusun 3, Pekon Kamilin, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, Minggu 8 Desember 2024, menyisakan duka mendalam.
Anton, yang tinggal bersama istri dan dua anaknya, merupakan keluarga kurang mampu dan kini kehilangan tempat tinggal serta seluruh harta benda mereka akibat kebakaran tersebut.
Mirisnya, Anton juga seorang buruh tani yang hanya bekerja upahan kepada orang lain untuk mengurus kebun sebagai penghidupan sehari-hari bersama keluarga kecilnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Pekon Kamilin, Herli Diyansyah, menyampaikan bahwa kebakaran terjadi saat Anton sedang berada di kebun. Warga sekitar bergotong-royong memadamkan api dengan peralatan seadanya, tetapi dalam rumah berukuran 6×8 meter dengan dinding kayu dan GRC tidak dapat diselamatkan.
“Kita akan mencari solusi bersama untuk membantu korban, karena mereka termasuk keluarga kurang mampu. Semua peralatan rumah tangga dan alat sekolah anak-anak ikut terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” kata Herli kepada Media Prioritastv.com.
Anton dan keluarganya kini sangat membutuhkan bantuan. Tanpa dukungan, mereka tidak dapat membangun kembali rumah mereka.
Kehilangan tempat tinggal juga membuat mereka kesulitan menjalani kehidupan sehari-hari, terutama untuk kebutuhan pendidikan anak-anak.
Herli Diyansyah berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan memberikan bantuan.
“Korban sangat memerlukan perhatian, baik dari pemerintah maupun masyarakat sekitar, agar mereka bisa bangkit dari musibah ini,” harapnya.
Herli menambakan, untuk mengurangi beban Anton dan keluarganya, masyarakat setempat berupaya melakukan penggalangan dana juga bergotong royong memperbaiki rumah tersebut.
“Saat ini, kami berupaya menggalang dana masyarakat sekitar untuk mengurangi beban korban dan gotong royong menambal rumah sehingga Anton dan keluarga bisa bernaung sementara,” tutupnya.
Insiden ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di rumah dengan material mudah terbakar.
Pemerintah pekon kamilin mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan perangkat elektronik, seperti pengisian daya ponsel yang diduga menjadi penyebab kebakaran ini.
Dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk meringankan beban keluarga Anton yang tengah menghadapi cobaan berat. Semoga bantuan segera datang agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan dengan layak. (Davit)







