Prioritastv.com, Pesisir Barat, Lampung – Bus Putra Raflesia dengan nomor polisi BD 7089 AU terjun ke jurang sedalam 50 meter dan terbakar di kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Tebing Batu, Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Pesisir Barat, Lampung mengakibatkan tiga korban jiwa termasuk sang sopir.
Kasat Lantas Polres Pesisir Barat, Iptu Rudy Apriansyah Unyi, mengungkapkan bahwa sopir bus, Muhammad Syofyan (32), warga Desa Rawa Makmur, Kecamatan Muara Bangka Hulu, Kota Bengkulu, tewas di tempat.
“Selain sopir, dua korban lainnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan, sementara identitas salah satu korban belum bisa dipastikan karena terpanggang,” kata Iptu Rudy Apriansyah Unyi, Kamis 12 Desember 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Iptu Rudy, jenazah ketiga korban telah berhasil dievakuasi ke Puskesmas Lemong. Sementara itu, enam penumpang yang selamat masih menjalani perawatan intensif akibat luka-luka yang mereka alami. “Kondisi bus hingga kini masih berada di dalam jurang,” ujar Rudy.
Ia menjelaskan, kecelakaan tunggal ini terjadi saat bus Putra Raflesia sedang melakukan perjalanan dari Bengkulu menuju Jakarta. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.
Bus nahas ini terbakar setelah terjun ke jurang, menyulitkan proses identifikasi para korban. “Hanya jasad sopir yang masih bisa dikenali secara utuh,” tambah Iptu Rudy.
Sementara itu, kepastian apakah salah satu korban tewas merupakan penumpang atau bagian dari rombongan sopir masih terus ditelusuri.
Diketahui kecelakaan tragis terjadi di tanjakan Tebing Batu, Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Pesisir Barat, Lampung, pada Rabu malam 11 Desember 2024 sekitar pukul 21.00 WIB. (Suroso)







