Prioritastv.com, Lampung Barat – Kerugian akibat kebakaran tujuh rumah di Pasar Minggu, Kelurahan Pajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, yang terjadi pada Minggu, 2 Februari 2025, pukul 09.30 WIB, ditaksir mencapai Rp550 juta.
Hal ini berdasarkan perhitungan terbaru dari pihak Kecamatan Way Tenong pascakejadian yang melanda pemukiman padat di Lingkungan Sinar Jaya, Kelurahan Pajar Bulan.
“Total semua kerugian akibat kebakaran ini lebih kurang Rp550 juta,” kata Camat Way Tenong, Nowo Wibawono saat dikonfirmasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun dari tujuh rumah yang terdampak, satu rumah hangus terbakar habis, sementara enam lainnya mengalami kerusakan sebagian.
“Satu rumah milik Meri Silviasajuhri hangus terbakar habis. Sedangkan enam rumah lainnya milik Joharmin, Saidul, Saldin, Darmi, Jariah, dan Umsati mengalami kebakaran sebagian,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas elpiji 3 kg yang menyebabkan percikan api di dapur salah satu rumah.
“Api pertama kali muncul di dapur dan diduga berasal dari kebocoran gas elpiji,” ungkapnya.
Api berhasil dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari UPTD Way Tenong, Sumber Jaya, dan Kebun Tebu dikerahkan ke lokasi.
“Begitu menerima laporan kebakaran, saya langsung menghubungi Damkar UPTD Way Tenong, Sumber Jaya, dan Kebun Tebu. Bahkan Damkar Belalau juga kami hubungi, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan pemukiman padat,” tambahnya.
Nowo menyatakan bahwa insiden kebakaran ini telah dilaporkan kepada Penjabat (Pj) Bupati Lampung Barat dan dinas terkait untuk mendapatkan tindak lanjut lebih lanjut.
“Saya sudah melaporkan kebakaran ini ke Pj Bupati,” tandasnya.
Hingga saat ini, pemerintah daerah masih melakukan pendataan dan akan mengkaji kemungkinan bantuan bagi korban terdampak kebakaran. (Kamto Winendra)







