Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Ribuan tenaga honorer dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam Forum Honorer R2 R3 menggelar aksi damai di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin 3 Februari 2025.
Mereka menuntut kepastian status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu, dengan mengusung tema “PPPK Penuh Waktu Harga Mati”.
Aksi ini diikuti oleh sekitar 2.000 peserta dari berbagai provinsi, termasuk Aceh, Kalimantan, Jawa Barat, Bengkulu, Banten, Lampung, dan daerah lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabupaten Tanggamus sendiri mengirim 15 orang perwakilan, dipimpin oleh Sarjiyo, bersama perwakilan dari dinas terkait, rumah sakit, puskesmas, tenaga pendidik, dan kecamatan.
Para peserta aksi berangkat dari Lapangan Merdeka Kota Agung pada Minggu sore (2/2/2025) dan tiba di Jakarta untuk langsung bergabung dengan ribuan honorer lainnya di depan Gedung DPR RI.
Dalam aksi ini, para honorer mengajukan sejumlah tuntutan kepada DPR RI, antara lain menuntut hak honorer R2 R3 untuk diangkat menjadi PPPK penuh waktu dan menolak sistem PPPK paruh waktu.

Kemudian, meminta kepastian dari pemerintah pusat terkait jadwal pengangkatan honorer R2 R3 menjadi PPPK penuh waktu dan mendesak Presiden menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang pengangkatan honorer R2 R3 yang sudah masuk dalam database menjadi PPPK penuh waktu.
Selain itu, Memoratorium seleksi CPNS sampai seluruh honorer R2 R3 diangkat menjadi PPPK penuh waktu dan berharap menyerahkan anggaran kepegawaian ke pemerintah pusat, agar tidak lagi dikelola oleh pemerintah daerah.
Ketua Forum Honorer Tanggamus, Sarjiyo, menegaskan bahwa keberangkatan mereka ke Jakarta adalah untuk memperjuangkan hak seluruh honorer R2 R3 di Tanggamus.
“Kami datang untuk menyatukan suara, bahwa kami semua siap diangkat menjadi PPPK penuh waktu, bukan paruh waktu. Kami berharap aksi damai ini bisa memberikan titik terang terkait nasib kami ke depan,” kata Sarjiyo dalam keterangan tertulis yang diterima Media Prioritastv.com.
Sementara itu, Maridi, staf Humas Kominfo Tanggamus, yang ikut dalam aksi damai ini, menyampaikan harapannya agar pemerintah segera memberikan solusi bagi tenaga honorer yang telah mengabdi selama bertahun-tahun.
“Saya sudah mengabdi di Pemda Tanggamus selama lebih dari 15 tahun. Harapan kami, aksi damai ini bisa membuka jalan bagi pengangkatan honorer menjadi PPPK penuh waktu, terutama di Kabupaten Tanggamus,” kata Maridi.
Aksi damai ini berlangsung dengan tertib dan kondusif, dengan harapan agar pemerintah segera memberikan keputusan yang berpihak kepada tenaga honorer. (Herdi)







