DPRD Lampung Temui Massa Aksi Inpres 01 Tahun 2025, Ini Pesannya!

- Jurnalis

Selasa, 18 Februari 2025 - 08:59

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Lampung dari Komisi V, Syukron Muchtar saat menemui massa aksi yang menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Lampung, Senin 17 Februari 2025 | Tiondon/Media Prioritastv.com.

Anggota DPRD Lampung dari Komisi V, Syukron Muchtar saat menemui massa aksi yang menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Lampung, Senin 17 Februari 2025 | Tiondon/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Bandar Lampung – Anggota DPRD Lampung dari Komisi V, Syukron Muchtar, menemui massa aksi yang menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Lampung, Senin 17 Februari 2025.

Kehadirannya sebagai perwakilan anggota DPRD Lampung untuk mendengarkan aspirasi mahasiswa, meskipun mayoritas anggota dewan tidak dapat hadir karena sedang mengikuti bimbingan teknis peningkatan kualitas dewan di Jakarta pada 17-20 Februari 2025.

“Salam permohonan maaf dari DPRD Lampung, bukan tidak mau menerima, tetapi seluruh anggota DPRD sedang mendapatkan tugas,” ujar Syukron di hadapan massa aksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan ini, mahasiswa menyampaikan aspirasi mereka terkait Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, yang menekankan efisiensi anggaran negara. Syukron menegaskan bahwa efisiensi memang diperlukan untuk mencegah kebocoran anggaran, namun harus tetap memperhatikan hak dasar masyarakat, terutama di bidang pendidikan.

“Saya dan anggota DPRD bersama teman-teman sekalian bersepakat, jangan sampai efisiensi anggaran berimbas pada hak dasar masyarakat, salah satunya di bidang pendidikan,” tegasnya.

Syukron memastikan bahwa DPRD Lampung akan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan oleh massa aksi. Ia menegaskan bahwa anggaran pendidikan tidak boleh terpangkas dalam kebijakan efisiensi.

“Apapun bentuk efisiensi, pemerintah harus melaksanakan amanat konstitusi, yaitu 20% anggaran nasional untuk pendidikan. Maka ini akan kita kawal, InsyaAllah kami berkomitmen untuk memperjuangkan ini semua,” tutupnya.

Aksi ini menjadi salah satu bentuk partisipasi mahasiswa dalam mengawal kebijakan pemerintah, khususnya yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian serius bagi para pemangku kebijakan. (Tiondon)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru