Prioritastv.com, Tanjungpinang, Kepri – Insiden tragis kembali mengguncang Kafe Leko, yang terletak di Jalan Dompak, Tanjungpinang, pada Minggu (23/2/2025) dini hari. Seorang pengunjung ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, bersimbah darah, setelah diduga terlibat perkelahian dengan sesama pengunjung.
Peristiwa ini menambah daftar panjang insiden kekerasan di tempat hiburan malam tersebut. Sebelumnya, pada Januari 2024, Kafe Leko juga sempat menjadi sorotan akibat kericuhan antar pengunjung yang berujung pada luka-luka akibat senjata tajam. Kejadian tersebut bahkan sempat membuat pihak kepolisian menutup sementara kafe untuk penyelidikan.
Polresta Tanjungpinang langsung turun ke lokasi kejadian. Garis polisi dipasang di sekitar area, sementara tim Inafis Polresta Tanjungpinang dan personel POM AL melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dari lantai dua Kafe Leko hingga ke jalan raya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari pantauan di lokasi, ditemukan bekas darah di jalan raya depan Kafe Leko serta di sebuah ruko yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi utama. Darah tersebut diduga berasal dari korban yang mengalami luka fatal akibat perkelahian.
Menurut informasi dari pesan berantai yang beredar, perkelahian terjadi antara oknum Tentara Angkatan Darat (AD) dan Oknum Tentara Angkatan Laut (AL). Situasi yang awalnya tegas tiba-tiba memanas dan berujung pada insiden tragis.
Perdebatan yang semakin panas akhirnya berubah menjadi perkelahian sengit. Salah satu pihak mengalami luka serius dan meninggal dunia.
Sementara itu, menurut seorang warga sekitar yang enggan disebut namanya, bahwa insiden tersebut diduga kuat melibatkan senjata tajam.
“Saya dengar ada perkelahian antar pengunjung. Banyak darah di tempat itu. Infonya korban sudah meninggal dunia, tapi saya tidak tahu dibawa ke rumah sakit mana,” ujarnya singkat.
Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab perkelahian, identitas korban, maupun langkah hukum yang akan diambil. Publik pun menanti kepastian apakah insiden ini murni perkelahian biasa, tindak kriminal, atau ada faktor lain yang melatarbelakanginya.
Dengan kejadian kekerasan yang kembali terjadi di lokasi yang sama, masyarakat berharap agar pihak berwenang mengambil langkah tegas guna memastikan keamanan di Kota Tanjungpinang, terutama di tempat hiburan malam yang kerap menjadi lokasi insiden serupa. (Hasan)







