Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Setelah bertahun-tahun mendedikasikan diri untuk budidaya ikan nila, petani di Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus telah membuktikan bahwa kerja keras dan tekad yang kuat dapat membawa perubahan yang signifikan.
Pasalnya, panen ikan nila mereka yang melimpah telah menjadi bukti keberhasilannya, sehingga keuntungan yang diperolehnya tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarganya, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi perekonomian desa.
Hamim adalah salah satu contoh petani ikan Nila di Pekon Banjar Agung Ilir, perjalanan suksesnya tidaklah mudah. Ia harus menghadapi berbagai tantangan dan rintangan, tetapi kegigihan dan keyakinannya tak pernah pudar. Kesabaran dan ketekunannya telah mengajarkan kita nilai-nilai penting dalam menghadapi setiap kesulitan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepiawaiannya dalam mengelola tambak ikan nila juga patut diacungi jempol. Dengan menerapkan teknik-teknik yang tepat dan memahami karakteristik ikan nila, ia berhasil meminimalisir risiko kegagalan dan memaksimalkan hasil panen. Wawasan dan pengalamannya menjadi harta karun berharga bagi petani lainnya yang ingin mengikuti jejaknya.
Hamim mengungkapkan, keberhasilannya tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tetapi juga manfaat sosial yang luar biasa.
“Alhamdulillah dengan berbagi ilmu dan pengalaman, bisa menginspirasi banyak warga desa untuk terjun ke dunia pertanian ikan nila di pekon kami,” kata Hamim saat ditemui di kolam ikannya, Senin 24 Februari 2025.
Hamim menambahkan, dengan kebersamaan telah menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Semoga melalui ini dapat mendorong pengembangan ekonomi lokal,” tandasnya.
Kepala Pekon Banjar agung Ilir Sarawi, memberikan apresiasi kepada sejumlah petani nila yang ada di pekon banjar agung Ilir.
“Mari kita ambil pelajaran berharga dari kisah sukses petani ikan nila. Kegigihan, kerja keras dan semangat kewirausahaan dapat membawa pada kesuksesan yang diimpikan,” kata Kakon Sarawi.
Kakon Sarawi mengajak, kepada para petani ikan nila untuk lebih meningkatkan produktifitas.
“Mari kita bersama-sama membangun desa kita menjadi pusat penghasil ikan nila yang unggul dan menginspirasi,” tutupnya. (Aden Wijaya)







