77 Hari Masa Tanam Jagung Program 1 Juta Hektare Polri Polres Tanggamus di Talang Padang

- Jurnalis

Selasa, 8 April 2025 - 18:06

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemeriksaan tanaman jagung program 1 juta hektar oleh Polri di Pekon Singosari, Talang Padang, Tanggamus, Selasa 8 April 2025 | Dok. Humas Polres Tanggamus.

Pemeriksaan tanaman jagung program 1 juta hektar oleh Polri di Pekon Singosari, Talang Padang, Tanggamus, Selasa 8 April 2025 | Dok. Humas Polres Tanggamus.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Harapan baru bagi ketahanan pangan nasional tengah tumbuh subur di lahan seluas 1,5 hektare di Pekon Singosari, Kecamatan Talangpadang, Kabupaten Tanggamus.

Lahan tersebut ditanam Kapolres Tanggamus AKBP Rivanda pada 21 Januari 2025 merupakan bagian dari Program Nasional Gerakan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektare yang diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman.

Memasuki hari ke-77 masa tanam, Selasa pagi (8/4/2025), jajaran Polsek Talangpadang yang dipimpin oleh Kanit Binmas Aipda Deni Setiawan dan Kanit Intelkam Aipda Hasyim Ma’rufi, S.H., melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran mereka bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata dukungan terhadap keberhasilan program strategis ini.

Kasi Humas Polres Tanggamus, AKP M. Yusuf, menyampaikan bahwa pengecekan ini penting untuk memastikan tanaman tumbuh optimal dan lahan tetap aman.

“Tanaman jagung sudah memasuki usia 77 hari. Panen diperkirakan akan dilakukan pada minggu kedua Mei 2025, saat tanaman genap berumur 120 hari,” kata AKP M. Yusuf mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rivanda.

Program ini merupakan kolaborasi besar lintas sektor, melibatkan Polri, Kementerian Pertanian, GAPKI, Perhutani, Inhutani, pihak swasta, dan petani swadaya. Sinergi ini membuktikan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan petani, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami hadir untuk mengawal langsung di lapangan. Ini bukan hanya soal pengawasan, tapi bentuk sinergi kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ketahanan pangan,” tegas AKP Yusuf.

Dengan kerja nyata, sinergi kuat, dan semangat gotong royong, program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta membawa dampak ekonomi yang positif bagi petani dan daerah. (Asrul Ariski)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru