Prioritastv.com, Lampung Tengah – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Kampung Depok Rejo, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, berujung tragis bagi salah satu pelaku.
Warga yang geram berhasil menangkap dan mengamuk massa terhadap pelaku bernama Anton (33) warga Padang Ratu sebelum akhirnya diamankan oleh aparat kepolisian, Selasa 15 April 2025, petang.

Kejadian bermula sekitar pukul 18.00 WIB saat IA (16), anak dari pemilik kendaraan AS (51), memergoki pelaku tengah mendorong sepeda motor milik orang tuanya, Honda Vario warna abu-abu Nopol BE 2352 AEA, ketika hendak ke masjid untuk shalat Maghrib.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sontak teriakan “maling!” pun membuat warga sekitar berdatangan. Panik, pelaku sempat melepaskan motor curian dan mencoba melarikan diri bersama rekannya berinisial DA menggunakan sepeda motor Honda Beat. Namun, keduanya terjatuh saat berusaha kabur karena situasi yang semakin ramai oleh warga.
Kapolsek Trimurjo, Iptu Admar, mewakili Kapolres Lampung Tengah mengatakan bahwa pelaku Anton berhasil ditangkap warga, sementara DA berhasil meloloskan diri dan kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Kami langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan. Pelaku berhasil diamankan dari kerumunan massa yang sudah emosi, lalu dibawa ke RS Muhammadiyah Kota Metro untuk perawatan karena mengalami luka di bagian kepala,” kata Admar saat dikonfirmasi, Rabu 16 April 2025.
Setelah mendapat penanganan medis, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Trimurjo untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.
Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 unit sepeda motor Honda Vario milik korban. Sedangkan motor yang digunakan pelaku untuk beraksi turut disita guna keperluan penyelidikan.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu penangkapan pelaku. Namun, kami juga mengimbau agar proses hukum tetap diserahkan kepada pihak berwenang demi penanganan sesuai aturan,” tambahnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus memburu pelaku lain yang melarikan diri, dan mendalami kemungkinan keterlibatan mereka dalam jaringan pencurian kendaraan lainnya di wilayah Lampung Tengah. (Erwin)







