Wanita Bernama Evi Disebut dalam Surat Korban Gantung Diri di Pringsewu: “Evi Cuma Mainin Perasaanku”

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 11:11

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tulisan Korban Gantung Diri Pringsewu yang beredar di Media Sosial |

Tulisan Korban Gantung Diri Pringsewu yang beredar di Media Sosial |

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung –
DISCLAIMER: Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Kasus pria berinisial PN (37) yang ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya, Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, menyisakan kisah pilu.

Dalam sepucuk surat perpisahan yang ditemukan di lokasi, korban menulis nama seorang wanita bernama Evi, yang disebut telah mempermainkan perasaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surat itu ditulis tangan dengan kalimat yang menggambarkan kelelahan emosional mendalam. “Aku pamit Mak, Mbak… Aku lelah. Evi cuma mainin perasaanku. Maaf aku banyak salah. Aku capek,” tulis korban dalam secarik kertas yang ditemukan petugas di ruang tamu rumahnya.

Surat tersebut memperkuat dugaan bahwa korban mengalami tekanan psikologis akibat masalah pribadi, terutama dalam hubungan asmara.

Kapolsek Sukoharjo, AKP Juniko, membenarkan bahwa surat tersebut ditemukan di dekat jasad korban. “Surat itu ditulis dengan tangan korban sendiri. Dari isinya, kita dapat melihat bahwa salah satu faktor yang memperberat beban mentalnya adalah kekecewaan terhadap seseorang bernama Evi,” kata AKP Juniko, Kamis (8/5/2025).

Meski begitu, pihak kepolisian belum memastikan siapa sosok Evi yang dimaksud dalam surat tersebut maupun konteks hubungan korban dengan orang yang disebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, korban yang merupakan duda dan tinggal bersama ibunya itu ditemukan oleh keponakannya dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada Rabu sore (7/5/2025). Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari pihak lain, dan pihak keluarga telah menolak otopsi.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi mental orang-orang terdekat dan tidak meremehkan tekanan emosional yang bisa berdampak fatal. (Samuel)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru