Miris, Hanya Masalah Sepele, Dua Remaja Kembar di Lampung Tengah Habisi Temannya

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 21:30

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lampung Tengah AKBP Alsyahendra saat memimpin Konferensi Pers, Jumat 16 Mei 2025 | Dok. Humas Polres Lampung Tengah.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Alsyahendra saat memimpin Konferensi Pers, Jumat 16 Mei 2025 | Dok. Humas Polres Lampung Tengah.

Prioritastv.com, Lampung Tengah – Kasus tragis menimpa seorang santri berusia 13 tahun berinisial MRW di Lampung Tengah. Korban ditemukan tewas di saluran irigasi Kampung Rama Dewa, Kecamatan Seputih Raman.

Pelaku pembunuhan adalah dua remaja kembar yang berinisial RI dan RU (16) ditangkap polisi pada 14 Mei 2025 di kediaman mereka di Kecamatan Punggur.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Alsyahendra dalam konferensi pers pada Jumat (16/5/2025) mengungkapkan bahwa motif pembunuhan sangat sepele.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku sakit hati karena sandal miliknya diambil korban dan tidak dikembalikan. Namun masalah kecil ini justru berujung maut,” kata AKBP Alsyahendra.

Kapolres menjelaskan peristiwa memilukan ini terjadi pada Kamis, 24 April 2025, sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban bertemu pelaku di tanggul irigasi Kampung Sidomulyo, Kecamatan Punggur.

Di sana, keduanya langsung menyerang MRW dengan pukulan hingga terjatuh, lalu mencekik dan menjerat lehernya menggunakan tali jemuran hingga meninggal dunia.

Jasad korban kemudian dibuang ke aliran irigasi dan baru ditemukan warga dua hari kemudian, Sabtu (26/4/2025), dalam kondisi mengambang di irigasi Kampung Rama Dewa.

“Setelah penyelidikan intensif, kami berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan,” jelasnya.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak, serta Pasal 338 dan 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara menanti keduanya.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menegakkan hukum secara tegas dan adil dan mengimbau masyarakat peduli terhadap anak-anaknya.

“Kami mengimbau kepada para orang tua dan pengelola lembaga pendidikan untuk lebih memperhatikan perilaku serta pembinaan karakter anak-anak,” tandasnya. (Erwin)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru