Warga Pagelaran Utara Akan Gelar Aksi Damai, Desak Pemerintah Tanggap Soal Jalan Rusak

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 14:15

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambaran semangat perlawanan rakyat terhadap ketidakadilan dan ketimpangan pembangunan. Ilustrasi ini merepresentasikan gelora suara masyarakat yang bangkit, menggenggam harapan dan mengepalkan protes, menuntut perubahan nyata dari pemerintah yang selama ini abai.

Gambaran semangat perlawanan rakyat terhadap ketidakadilan dan ketimpangan pembangunan. Ilustrasi ini merepresentasikan gelora suara masyarakat yang bangkit, menggenggam harapan dan mengepalkan protes, menuntut perubahan nyata dari pemerintah yang selama ini abai.

Prioritastv.com, Pringsewu Lampung – Sejumlah elemen masyarakat di Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, Lampung, akan menggelar aksi damai pada Kamis, 22 Mei 2025. Aksi ini digagas oleh Aliansi Masyarakat Kecamatan Pagelaran Utara Bersatu sebagai bentuk kepedulian atas kondisi jalan yang rusak dan tak kunjung diperbaiki.

Ketua Karang Taruna Pagelaran Utara, Haryadi, mengatakan aksi ini merupakan inisiatif bersama lintas organisasi masyarakat, keagamaan, kepemudaan, dan kelompok tani.

“Aksi ini bentuk kegelisahan kami terhadap lambatnya pembangunan jalan. Sudah lama warga mengeluh, tapi belum ada perhatian serius dari pemerintah kabupaten,” kata Haryadi saat dihubungi media ini, Senin (20/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, kegiatan akan dimulai dengan musyawarah bersama di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Pagelaran Utara. Forum ini akan menjadi ruang dialog sekaligus konsolidasi aspirasi masyarakat secara kolektif.

“Kami undang para tokoh agama, pemuda, pengusaha lokal, hingga kepala pekon. Tujuannya agar aspirasi ini disuarakan bersama, damai, dan tidak liar,” tambahnya.

Menurut Haryadi, masyarakat Pagelaran Utara sudah terlalu lama bersabar. Jalan-jalan utama yang rusak parah berdampak langsung pada mobilitas, ekonomi, hingga keselamatan warga.

“Kami tidak menuntut hal yang muluk-muluk, hanya minta hak dasar: akses jalan yang layak. Kalau ini saja terus diabaikan, artinya pemerintah memang tak berpihak,” ujarnya.

Ia berharap aksi damai ini menjadi pengingat bagi Pemkab Pringsewu dan DPRD untuk membuka mata dan segera bertindak.

“Kami akan tetap tertib, tapi jangan abaikan suara kami. Rakyat juga punya hak untuk bersuara dan diperhatikan,” tutup Haryadi. ( Davit)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru