Prioritastv.com, Pringsewu Lampung – Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, menegaskan bahwa seluruh tindakan kepolisian dalam memberantas praktik premanisme yang mengatasnamakan wartawan dan LSM di wilayahnya telah melalui proses hukum dan dinyatakan sah.
Hal itu disampaikan Yunnus dalam keterangannya kepada publik, menyusul adanya laporan terhadap dirinya yang belakangan dinyatakan tuntas oleh aparat pengawas internal.
“Upaya-upaya untuk menguji keabsahan tindakan kami dalam memberantas premanisme berkedok media abal-abal dan LSM telah sampai pada titik yang final,” kata AKBP Yunnus, Selasa 20 Mei 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengungkapkan, sebelumnya ada pihak yang melaporkannya ke berbagai instansi seperti Kompolnas dan Propam Polri, setelah penangkapan terhadap dua oknum yang mengaku sebagai wartawan.
Keduanya, kata Yunnus, diduga melakukan pemerasan terhadap pejabat daerah dengan nilai Rp 26 juta dan Rp 3 juta.
“Namun laporan itu telah dinyatakan clear. Tindakan kami dinyatakan sesuai prosedur,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yunnus menyebut dukungan masyarakat terhadap langkah Polres Pringsewu sangat besar. Ia juga mengapresiasi partisipasi warga yang turut menjaga ketertiban dengan melaporkan segala bentuk penyalahgunaan profesi wartawan maupun LSM.
“Kami mengimbau agar oknum-oknum yang bukan wartawan, tetapi mengaku-aku wartawan dan memeras di wilayah saya, untuk keluar. Ini bukan soal Yunnus atau bukan Yunnus, tapi soal menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya juga telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh aparatur pemerintah daerah untuk tidak lagi mengalokasikan anggaran publikasi kepada media yang tidak terverifikasi Dewan Pers.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk melindungi kepala desa, kepala sekolah, kepala puskesmas, dan kepala dinas lainnya dari tekanan pemerasan,” tambahnya.
Kapolres Pringsewu berharap situasi kondusif ini bisa terus dijaga. Ia optimistis, dengan lingkungan yang bersih dari praktik korupsi dan pemerasan, pertumbuhan ekonomi daerah bisa meningkat.
“Semoga Pringsewu tetap dalam kondisi keamanan yang prima dan menjadi daerah yang unggul dalam pembersihan korupsi,” tutup AKBP Yunnus. (Davit)







