Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Ribuan orang terdiri dari anak usia dini termasuk orang tuanya tampak antusias mengikuti Gebyar PAUD Kabupaten Tanggamus Tahun 2025, yang digelar di Lapangan Islamic Center Kota Agung, Senin 26 Mei 2025.
Kegiatan penuh warna ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tanggamus bersaama Bunda PAUD Kabupaten, Hj. Siti Mahmudah Saleh Asnawi, yang memberikan pesan hangat dan penuh harapan untuk masa depan anak-anak Tanggamus.
Gebyar PAUD 2025 diikuti oleh 600 anak PAUD dari berbagai kecamatan se-Tanggamus. Acara ini menjadi wadah ekspresi kreativitas sekaligus mempererat silaturahmi antara orang tua, guru, dan pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Hj. Siti Mahmudah mengungkapkan kebanggaannya melihat antusiasme anak-anak yang menampilkan berbagai kreativitas seperti tari, bermain angklung, hingga lomba menggambar.
“Kita harapkan kepada anak-anak semuanya, insya Allah di antara kalian akan menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah. Doakan agar semua bisa menjadi anak-anak yang pintar, cerdas, dan punya cita-cita tinggi,” ujarnya dengan penuh haru.
Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki keunikan dan kecerdasan masing-masing. Oleh karena itu, para orang tua dan pendidik diharapkan terus memberikan dukungan dan kasih sayang dalam setiap proses tumbuh kembang anak.
“Anak-anak menunjukkan bagaimana mereka punya imajinasi, mencetuskan ide di atas kertas, menari, dan tampil percaya diri. Ini menunjukkan mereka siap menjadi generasi emas di masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus, Rahmat Husin, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memotivasi anak-anak untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi mereka sejak dini.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekda, jajaran Kepala OPD, pengurus HIMPAUDI, IGTKI, serta seluruh Bunda PAUD Kecamatan dan Pekon.
Gebyar PAUD tahun ini kembali menjadi bukti nyata bahwa Pemkab Tanggamus menaruh perhatian besar terhadap pembangunan generasi dari pondasi awal: anak usia dini. (Herdi)







