Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Gelombang laut menerjang pesisir pantai Kota Agung pada Kamis 29 Mei 2025, pagi, menyebabkan sejumlah titik di kawasan pelabuhan dan pantai mengalami dampak.
Area yang paling terdampak dilaporkan berada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Dermaga 2.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga serta video yang beredar di media sosial, gelombang laut menyapu hingga ke pelataran parkir Dermaga 2.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketinggian air dilaporkan mencapai beberapa sentimeter dan sempat menggenangi area sekitar.
Sementara itu, Dermaga 1 dan area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) juga tidak luput dari hempasan ombak.
Pasir dan batu masuk ke dalam area TPI melalui pintu belakang. Sejumlah aktivitas pelelangan sempat terganggu akibat kondisi tersebut.
BACA JUGA :
Oji, warga yang berada di pelelang ikan di Gedung TPI Higienis Kota Agung, mengonfirmasi bahwa ombak besar membawa material keras ke dalam gedung.
“Ombak besar pagi ini membawa batu krokos masuk ke dalam gedung pelelangan ikan melalui pintu utama, tapi tidak sampai merusak fasilitas umum,” ujar Oji kepada Media Prioritastv.com.
Pantauan di lapangan sejauh ini belum ada laporan mengenai kerusakan serius maupun korban jiwa.
Pihak berwenang diharapkan segera melakukan pengecekan dan mitigasi untuk mencegah dampak lanjutan, serta mengimbau masyarakat pesisir agar tetap waspada terhadap potensi gelombang susulan.
Dugaan sementara, naiknya gelombang dipicu gempa bumi di wilayah Kabupaten Tanggamus, seperti tercatat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 09:02:05 WIB dengan magnitudo 1,9.
Pusat gempa berada di koordinat 5.34 LS dan 104.60 BT, atau sekitar 18 km barat laut Tanggamus, dengan kedalaman 11 km.
Meski demikian, belum ada keterangan resmi pihak berwenang keterkaitan naiknya gelombang dengan guncangan gempa tersebut. (Herdi)







