Musim Kemarau Bawa Berkah: Petani Duku di Kota Agung Barat Tanggamus Raup Untung Lebih Besar

- Jurnalis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 20:04

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Duku yang dipanen warga Kota Agung Barat Tanggamus, Jumat 13 Juni 2025 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Duku yang dipanen warga Kota Agung Barat Tanggamus, Jumat 13 Juni 2025 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Musim kemarau tahun ini menjadi angin segar bagi para petani duku di Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus.

Tak seperti tahun lalu yang penuh tantangan akibat hujan deras, musim panen kali ini justru membawa berkah.

Munjiri, salah satu petani duku asal Pekon Kandang Besi, mengaku hasil panen tahun ini jauh lebih menguntungkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, cuaca cerah mempermudah proses pengangkutan buah duku dari kebun yang berada di perbukitan menuju lapak pengumpul.

“Tahun lalu musim duku berbarengan dengan hujan, jalanan rusak, buah susah dibawa turun. Sekarang musim kemarau, akses lebih lancar, panen pun lebih mudah,” kata Munjiri saat ditemui Prioritastv.com di Umbul Batu, Pekon Kalimiring, Jumat (13/6/2025).

Selain kemudahan distribusi, harga jual buah duku tahun ini juga lebih menggembirakan.

Munjiri menyebutkan hasil panennya mencapai 3 ton dan langsung dibeli pengepul dengan harga Rp7.000 per kilogram — lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun lalu harga murah karena susah dijual. Sekarang cuaca bagus, buahnya juga banyak. Alhamdulillah dapat harga bagus,” tambahnya.

Buah duku (Lansium domesticum), yang dikenal sebagai buah khas Asia Tenggara, memang menjadi andalan warga di daerah ini.

Sekilas mirip dengan langsat dan kokosan, buah duku dari Tanggamus terkenal manis dan berdaging tebal, menjadi primadona saat musimnya tiba.

Musim kemarau kali ini bukan hanya membawa terik, tapi juga harapan dan keuntungan bagi petani lokal. Sebuah pengingat bahwa dalam setiap musim, selalu ada berkah yang bisa dipetik. (Herdi)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru