Ini Penjelasan Lengkap Polisi Terkait Tewasnya Warga Semaka Diserang Buaya di Pekon Sripurnomo

- Jurnalis

Senin, 30 Juni 2025 - 17:45

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Semaka AKP Sutarto saat memberikan penjelasan terkait tewasnya warga Pekon Sripurnomo akibat serangan buaya, Senin 30 Juni 2025 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Kapolsek Semaka AKP Sutarto saat memberikan penjelasan terkait tewasnya warga Pekon Sripurnomo akibat serangan buaya, Senin 30 Juni 2025 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Polisi membeberkan musibah serangan buaya terhadap pria lanjut usia bernama Wasim, berusia 80 tahun, warga RT 02 RW 01 Pekon Sripurnomo, Kecamatan Semaka, Tanggamus.

Kapolsek AKP Sutarto mengatakan, korban tewas setelah diserang buaya saat mandi di aliran Sungai Way Semaka pada Senin 30 Juni 2025, sekitar pukul 12.00 WIB.

“Korban berhasil ditemukan dalam tempo satu jam atau pukul 13.00 WIB, setelah buaya timbul dengan membawa korban di mulutnya,” kata AKP Sutarto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek menjelaskan, sebelum kejadian, korban sedang membersihkan rumput di pekarangan belakang rumahnya yang berbatasan langsung dengan aliran sungai.

Setelah selesai membabat rumput, korban diduga mandi di sungai. Saat itulah buaya tiba-tiba muncul dan langsung menggigit tubuh korban.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Yusroni, yang kebetulan berada di kebun dekat lokasi dan melihat pakaian korban tertinggal serta seekor buaya yang bergerak mencurigakan di permukaan air.

Karena curiga, Yusroni langsung memanggil warga lainnya untuk menolong. Saat warga tiba, korban terlihat masih berada di mulut buaya dan sedang diseret ke tengah sungai.

Setelah beberapa saat, buaya membawa korban ke sungai dangkal membuat warga nekat turun dan melempari buaya dengan batu secara beramai-ramai.

“Setelah beberapa kali dilempari dipukul menggunakan kayu, buaya akhirnya melepaskan tubuh korban. Namun saat dievakuasi, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” jelasnya.

Kapolsek mengungkapakan, jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Sudimoro untuk dilakukan visum dengan hasil :

Terdapat tiga luka terbuka dengan tepi tidak berarturan pada bagian bokong bagian kanan dengan rata-rata luka panjang tiga senti meter, lebar dua senti meter dan kedalaman dua centi meter.

Terdapat tujuh luka gores pada bagian bokong dengan rata-rata panjang lima senti meter.

Terdapat empat luka terbuka dengan tepi tidak berturan pada bagian punggung bagian bawah
dengan rata-rata luka panjang lima sentimeter, lebar satu senti meter dan kedalaman dua
sentimeter.

Terdapat luka terbuka dengan tepi tidak beraturan pada bagian baha belakang bagian bawah
dengan luas panjang tujuh senti meter dan lebar sepuluh sentimeter

“Visum dilakukan oleh dr. Agung Kurniawan dengan hasil di tubuh korban mengalami luka serius di bagian bokong, punggung bawah, dan bahu belakang, berupa luka terbuka dengan tepi tidak beraturan serta sejumlah luka gores akibat gigitan hewan buas tersebut,” ungkapnya.

Kapolsek menyebut, pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan langsung mengurus proses pemakaman.

“Jenazah korban akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pekon Sripurnomo,” ujarnya.

Kapolsek Semaka mengungkapkan bahwa pihaknya bersama aparat pekon sebenarnya sudah berulang kali memberikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan aktivitas di sekitar sungai, mengingat daerah tersebut merupakan habitat buaya.

“Kami terus mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak beraktivitas sembarangan di sekitar sungai, demi mencegah peristiwa serupa terulang kembali,” tandasnya. (Herdi)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru