Prioritastv.com, Tulang Bawang, Lampung – Wajah begis Maryanto alias Hariyanto alias Ariyanto, pemerkosa dan pembunuh bocah 10 tahun berinisial RAZ di Tulang Bawang, akhirnya terungkap. Jejaknya terlacak berkat unggahan di Facebook.
Pria asal Kampung Gaya Baru III, Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah ini kemudian diringkus di Kabupaten Mesuji pada Rabu, 23 Juli 2025, sekitar pukul 11.30 WIB, setelah polisi melancarkan aksi penyamaran sebagai analis kebun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Noviarif Kurniawan, menjelaskan penangkapan ini bermula dari informasi vital yang didapat dari media sosial.
Seorang warga yang melihat video wajah pelaku beredar di Facebook, langsung menghubungi Portal WhatsApp Kapolres Tulang Bawang.
“Warga itu memberikan informasi, ‘Izin Bapak, ini benar tidak orang yang dicari? Dia lagi kerja sama saya’,” terang AKP Noviarif, mengutip pesan warga tersebut.
Berbekal petunjuk kuat dari Facebook itu, Kapolres Tulang Bawang segera memerintahkan timnya untuk bergerak menuju lokasi yang disebutkan, yakni sebuah perusahaan di Mesuji.
Setibanya di Mesuji, anggota polisi langsung menemui warga pemberi informasi. Setelah dicocokkan dengan foto, ciri-ciri, dan data yang dimiliki kepolisian, dipastikan bahwa pelaku memang sedang bekerja di lokasi tersebut.
Untuk melancarkan penangkapan tanpa menimbulkan kecurigaan, petugas menerapkan strategi cerdik. Mereka masuk ke area kerja pelaku dengan menyamar sebagai analis kebun.
“Setelah kita dekat dengan si pelaku, langsung kita tangkap,” ujar AKP Noviarif.
Sementara itu, berdasarkan keterangan warga di lokasi, Maryanto alias Hariyanto alias Ariyanto baru seminggu bekerja di perusahaan itu. Saat masuk, ia mengaku sebagai warga Lampung Tengah yang sedang mencari pekerjaan.
Diketahui, peristiwa keji yang dilakukan tersangka terjadi pada Minggu (22/06/2025) sekitar pukul 20.00 WIB, di sebuah bedeng di PT Indolampung, tepatnya Bedeng 37, Kampung Gunung Tapa, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang.
Jasad RAZ ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan bulut berbusa. Selain itu, terdapat sejumlah luka lebam di tubuh korban.
Luka itu ditemukan di area leher dan kemaluannya. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara, polisi menduga anak berusia 10 tahun itu diduga tewas akibat diracuni usai diperkosa oleh pelaku. (Prabu)







