Tim Forensik Ungkap Waktu Kematian Pegawai Koperasi yang Ditemukan Tewas di Sungai Natar

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 12:47

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terduga pelaku pembunuhan pegawai koperasi di Natar Lampung Selatan yang diamankan polisi | Ist.

Terduga pelaku pembunuhan pegawai koperasi di Natar Lampung Selatan yang diamankan polisi | Ist.

Prioritastv.com, Lampung Selatan –
Polda Lampung membenarkan bahwa mayat laki-laki yang ditemukan mengambang di sungai Kampung Kroya, Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, adalah Pandra Apriliandi (21), pegawai koperasi asal Lampung Utara yang sebelumnya dilaporkan hilang saat menagih utang ke nasabah.

Pandra terakhir kali terlihat pada Minggu (27/7/2025), dan jasadnya ditemukan dalam kondisi membusuk pada Rabu (30/7/2025). Temuan ini menimbulkan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat, terutama rekan-rekan kerja dan keluarga korban.

Hasil pemeriksaan forensik dari RS Bhayangkara Polda Lampung mengindikasikan bahwa korban telah meninggal dunia dua hingga tiga hari sebelum jasadnya ditemukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini didasarkan pada kondisi tubuh yang telah mengalami pembusukan dan ukuran larva belatung yang ditemukan di tubuh korban.

“Berdasarkan ukuran belatung yang mencapai 8 milimeter, diperkirakan waktu kematian antara dua hingga tiga hari sebelum ditemukan,” ungkap dr. I Putu Suwartama Wiguna, dokter forensik RS Bhayangkara, Kamis 31 Juli 2025.

Pemeriksaan lebih lanjut juga menunjukkan bahwa Pandra mengalami luka berat di bagian leher yang diduga menjadi penyebab utama kematian. Luka menganga tersebut tampak memotong tenggorokan dan menyentuh hingga tulang leher ketiga.

“Korban mengalami luka berat pada leher akibat benda tajam. Luka ini menyebabkan perdarahan hebat dan mengakibatkan kematian,” jelas dr. Suwartama.

Selain luka di leher, tim forensik juga menemukan tanda kekerasan lain di bagian pelipis kanan, lengan, punggung, serta luka sayat di rahang dan dada bagian kiri.

Informasi terbaru, satu orang terduga pelaku, Salam Prayitno, pedagang Somay, orang yang terakhir kali ditemui korban telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif. (Erwin)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru