Prioritastv.com, Bengkulu – Seorang remaja putri berinisial NA (18) yang tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, Yati (50), ternyata baru pulang dari Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Bengkulu.
Informasi warga setempat menyebutkan bahwa NA diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan baru keluar dari rumah sakit jiwa pada Rabu, 30 Juli 2025.
Hal ini diperkuat oleh pengakuan pelaku yang menyebut dirinya dalam kondisi kesurupan saat melakukan tindakan keji tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ini, pelaku telah diamankan oleh aparat kepolisian dan ditahan di Polresta Bengkulu.
“Pelaku saat ini sudah diamankan di Polresta Bengkulu untuk proses hukum. Kami juga menerima informasi bahwa pelaku memang memiliki gangguan kejiwaan dan baru beberapa hari keluar dari RSJ,” jelas Kanit Reskrim Polsek Gading Cempaka, Iptu Putra Agung.
Kejadian tragis ini menyita perhatian masyarakat, mengingat pelaku adalah anak kandung dari korban.
Polisi kini masih melakukan pendalaman lebih lanjut, termasuk evaluasi psikologis terhadap pelaku.
Adapun peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu, 2 Agustus 2025 sekitar pukul 13.00 WIB di rumah korban, Jalan Manggis 1, Kelurahan Panorama, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu.
Menurut keterangan saksi, Yuli (45), saat korban sedang menunaikan salat Dzuhur, pelaku tiba-tiba memukulnya dengan batu ulekan cobek, lalu menusuknya dengan pisau dapur sebanyak tiga kali—pada bagian leher dan dada.
Pelaku berhasil diamankan tak lama setelah kejadian oleh personel Reskrim Polsek Gading Cempaka, dan langsung dibawa ke Polresta Bengkulu untuk penanganan lebih lanjut. (Hasan)







